Kabur dari Tempat Isolasi, OTG COVID-19 Dijemput Paksa Tim Medis dan Aparat Keamanan

oleh -4.007 views
Tim medis didampingi aparat keamanan dari TNI-Polri dengan APD lengkap saat melakukan penjemputan OTG COVID-19 di Kecamatan Luwuk, Sabtu (9/5). [SANGALU/ HO- Kodim]

SANGALU, Luwuk – Seorang warga Kecamatan Luwuk yang tercatat sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) COVID-19, dijemput paksa aparat keamanan dari TNI-Polri bersama tim medis karena kabur dari ruang isolasi, Sabtu (9/5) malam sekira pukul 21.00 Wita.

Informasi yang diterima menyebutkan, awalnya pria berinisial JNE (21) memilih meninggalkan ruang isolasi karena tempatnya yang tidak memadai. Ia pun kembali ke rumahnya.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa JNE sebelumnya dijemput petugas medis dengan ambulance menuju RSUD Luwuk untuk pemeriksaan rapid test sekira pukul 13.15 Wita.

Baca juga:  Soal LPj KNPI, Komisi III DPRD Banggai Siap Rekomendasikan ke Penegak Hukum

Baca jugaHindari Karantina, Warga Tataba dari Morowali Kelabui Gugus Tugas COVID-19

JNE yang merasa sehat, enggan menaiki ambulance. Ia memilih mengendarai sepeda motor sendiri ke RSUD Luwuk. Setelah melakukan pemeriksaan darah, JNE dinyatakan positif versi rapid test.

Ia pun disarankan untuk menjalani isolasi diri di gedung SKB Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai. JNE mengiyakan dan berangkat ke lokasi isolasi. Namun, sore hari sekira pukul 17.00 Wita, JNE ternyata keluar ruang isolasi dan pulang ke rumah.

Baca juga:  Bea Cukai Luwuk Musnahkan Rokok dan Minuman Ilegal

Baca jugaTolak GOR Jadi Tempat Karantina, Warga Kilper Desak Pemerintah Pindahkan OTG COVID-19

Pria ini beralasan bahwa ruang isolasi tidak memadai sehingga Ia memilih kembali ke kediamannya. Mendengar informasi itu, tim medis bersama aparat keamanan dari TNI-Polri langsung bergerak.

Penjemputan paksa pun dilakukan terhadap JNE untuk dikembalikan ke ruang isolasi di SKB Dispendik Banggai. Penjemputan paksa tersebut juga disepakati masyarakat setempat sebagai bentuk dukungan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di kota Luwuk.

Baca juga:  Kebakaran di Pelabuhan Ferry ASDP, Api Diduga Bermula dari Kapal Basarnas

Saat ini, JNE masih menjalani isolasi diri dan pemantauan dari tim medis. Meskipun begitu untuk lebih memastikan apakah JNE positif atau negatif COVID-19, tim medis masih menunggu hasil pemeriksaan swab yang akan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu.*

 

(van)