Hindari Karantina, Warga Tataba dari Morowali Kelabui Gugus Tugas COVID-19

oleh -1.882 views
SN, Warga Tataba Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan saat disambangi tim Gugus Tugas dan aparat keamanan untuk karantina diri, kemarin. [SANGALU/ La Omy]

SANGALU, Bangkep – Seorang warga Desa Tataba, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan berinisial SN mengelabui petugas Gugus Tugas COVID-19, saat pemeriksaan penumpang tiba di Pelabuban Leme-leme Bungin, Kamis (7/5) lalu.

Pria yang belakangan diketahui baru saja pulang dari Kabupaten Morowali itu langsung dijemput oleh tim Gugus Tugas untuk dikarantina selama 14 hari kedepan. Saat dijemput, Ia hanya terdiam karena kebohongannya telah terbongkar.

Tim Gugus Tugas COVID-19 Desa Tataba yang dipimpin langsung Kades Muhri Mapatta langsung memintanya untuk segera mengkarantina diri dan tidak bepergian keluar lokasi karantina.

Baca juga:  Danau Paisu Pok, Air Hitam Sebening Kaca di Banggai Kepulauan

Itu dilakukan untuk dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan, khususnya di Kecamatan Buko.

Kades Tataba, Muhri Mapatta mengungkapkan pihaknya sangat menyesalkan pengakuan bohong SN yang hanya mengaku tiba dari Luwuk. Apalagi saat ini, seorang OTG telah dinyatakan positif COVID-19 melalui pemeriksaan sampel Swab Labkes Provinsi Sulawesi Tengah. OTG tersebut diketahui baru saja tiba dari kegiatan keagamaan di Surabaya.

“Kami kecewa karena dia (SN, red) tidak jujur. Padahal kita semua tengah menerapkan pencegahan sesuai instruksi kesehatan dari pemerintah pusat. Makanya kami jemput dan wajibkan karantina,” kata Muhri.

Baca juga:  Dilalap si Jago Merah, Rumah Warga Sinorang Rata Tanah

Muhri berharap ke depannya tidak ada lagi masyarakat yang masuk ke wilayahnya dengan keterangan tak jujur saat diperiksa tim gugus tugas. Pasalnya, tindakan tak terpuji itu dapat membahayakan seluruh masyarakat yang ada di desanya.

Baca jugaWarga Positif COVID-19 di Bangkep hanya Satu Orang

Kejujuran menurutnya perlu diterapkan setiap orang, dengan begitu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai COVID-19 di Banggai Kepulauan dapat berjalan baik.

“Jadi tolong, jangan ada yang main-main dalam situasi ini. Kalau ada, maka akan kami tindak tegas,” tutupnya usai penjemputan didampingi tim medis dan aparat keamanan setempat.*

Baca juga:  Relawan AT-FM dan Pemuda Lamo Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Lamo

 

 

(Omy)