Dinas Ketapang Petakan 31 Desa Rawan Pangan di Banggai

oleh -190 views
Bupati Banggai Herwin Yatim menyerahkan bantuan untuk balita dan ibunya untuk pengentasan stunting di Kabupaten Banggai, Sabtu (16/5). [SANGALU/ HO- Humas Pemda]

SANGALU, Luwuk – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) akhirnya memetakan 31 desa dengan kategori rawan pangan di Kabupaten Banggai. Hasil pemetaan instansi yang dipimpin Rudi K. Bullah itu, kemudian ditindaklanjuti dengan penyaluran bantuan makanan pokok untuk rumah tangga miskin untuk pencegahan stunting.

Dalam penyaluran tahap satu bantuan makanan pokok dan makanan tambahan untuk ibu hamil serta balita yang dihadiri Bupati Banggai Herwin Yatim itu, dilakukan di halaman kantor Dinas Ketapang dengan sasaran penerima di Kecamatan Bunta meliputi 3 desa, Kecamatan Nuhon 3 desa, dan Kecamatan Simpang Raya 4 desa.

Untuk tahap dua nantinya akan disalurkan ke Kecamatan Bualemo dengan 1 desa, Kecamatan Lamala 1 desa, Kecamatan Mantoh 1 desa dan Kecamatan Luwuk Timur 2 desa.

Baca juga:  Membanggakan, Pemkab Banggai Raih Predikat A Sistem Akuntabilitas Kinerja 2019

Sementara untuk tahap tiga akan disalurkan ke Kecamatan dengan Batui 3 desa, Kecamatan Toili 5 desa, dan Kecamatan Pagimana 8 desa. Sehingga total yang di intervensi yaitu 10 kecamatan yang tersebar di 31 desa rentan rawan pangan.

Adapun jenis sembako yang di salurkan untuk masing-masing kepala keluarga penerima bantuan berupa, beras 50 kg, gula 1 kg, telur 2 rak, terigu 1 kg serta minyak goreng 1 kg.

Baca juga: 338 Ton Beras ke Taliabu? Bupati Herwin: Jangan Mengada-ada! 

Baca juga:  Terima SK B.1-KWK NasDem, AT - FM Paling Siap di Pilkada Banggai
Bantuan pangan untuk Desa Kabua-bua Kecamatan Nuhon yang telah disalurkan Dinas Ketapang, Sabtu (16/5). [SANGALU/ Hapni Dj]

Tak Boleh Double

Bupati Banggai Herwin Yatim dalam penyampaiannya usai melihat langsung proses penyaluran bantuan menekankan bahwa tidak boleh ada double penerima bantuan. Sebab, semua telah diatur pemerintah baik dari pusat, provinsi hingga kabupaten.

Ia menjelaskan saat ini pemerintah tengah fokus dalam penanggulangan pandemi COVID-19. Pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran penanggulangan COVID-19 melalui beberapa tahap pergeseran. Pemerintah pusat melalui Dinas Sosial, pun begitu Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Sementara pemerintah Kabupaten Banggai mengalokasikan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Bahkan, kata Bupati Herwin, sampai desa pun menganggarkan bantuan langsung tunai (BLT) untuk masyarakat yang sangat membutuhkan.

Baca juga:  Dua Hari Menjabat Kapolsek, Iptu Chandra Sita Puluhan Jeriken di SPBU Toili

“Untuk itu, dengan banyaknya bantuan ini saya berharap seluruh stakeholder dapat bekerja keras. Menyalurkan dengan tepat sasaran, tidak boleh ada penerima double, harus adil dan merata,” tegasnya sebagaimana rilis Humas Pemda Banggai, Sabtu (16/5).

Dengan banyaknya bantuan yang turun, serta kinerja baik dari seluruh jajaran pemerintah diharapkan tidak ada lagi keluhan masyarakat. Ia juga meminta pendamping dinas ketahanan pangan agar melakukan pengawasan distribusi bantuan dengan baik.*

(van)