Warga Temukan Mayat Diduga Penumpang KM Fungka VIII yang Jatuh dalam Pelayaran

oleh -9.012 views
Kondisi korban saat ditemukan warga terjepit di antara bebatuan besar di jalan pantai menuju Kecamatan Luwuk Timur, Minggu (26/4). [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Luwuk – Pengguna jalan yang melewati jalur pantai Kecamatan Luwuk Utara – Luwuk Timur dikejutkan oleh temuan sosok mayat di antara bebatuan di tepi pantai, Minggu (26/4) sekira pukul 14.10 Wita.

Mayat lelaki itu terlihat menggunakan celana pendek dan kaos hitam. Posisinya terjepit di antara bebatuan dengan kulit yang mulai mengelupas. Kabarnya, mayat yang ditemukan warga tersebut adalah korban penumpang yang jatuh dari KM Fungka Permata VIII.

Kepala Basarnas Palu, Basrano yang tengah berada di Kota Luwuk mengonfirmasi penemuan mayat tersebut. Namun, Ia belum bisa memastikan apakah mayat yang ditemukan adalah korban penumpang KM Fungka yang jatuh atau bukan.

Baca juga:  Rapid Test, Seorang PDP Positif Corona di Banggai

“Kami masih di perjalanan menuju lokasi. Nanti dari sana baru kita kirimkan hasilnya,” kata Basrano.

Baca juga: Kapal Basarnas yang Terbakar Berisi 7 Ton Solar, Persiapan Operasi SAR di Perairan Bangkep

Sejumlah pengguna jalan menepi hanya untuk melihat kondisi mayat yang ditemukan warga, Minggu (26/4). [SANGALU/Ist]
Sebelumnya, penumpang KM Fungka Permata VIII bernama Roy Nasaret Ajadan (27) diduga terjatuh di perairan Luwuk karena mabuk miras.

“Dari laporan Kapten KM Fungka 8 pak Jais, sekitar pukul 18.30 Wita, penumpang itu tiba-tiba jatuh dari kapal tepatnya di perairan Luwuk. Korban diketahui mabuk setelah mengkonsumi miras,” terang Basrano seperti dilansir sultimid, kemarin.

Penumpang tersebut jatuh sekitar 30 menit sebelum kapal tiba di pelabuhan rakyat Luwuk pukul 19.00 Wita, Jumat malam. Kapal tersebut berangkat dari Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan pukul 15.00 Wita.

Baca juga:  Buaya Lalong Berhasil Ditangkap di Pantai Bubung

Setelah mengetahui ada penumpang yang jatuh, kru kapal berusaha mencari namun tidak menemukan korban, selanjutnya KM Fungka Permata VIII melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Luwuk.

“Setelah menurunkan penumpangnya, KM Fungka Permata 8 kembali melakukan pencarian, namun hingga pukul 00.16 Wita hasilnya masih nihil,” beber Basrano.

Sabtu pagi, operasi pencarian kembali dilanjutkan bersama tim SAR gabungan. Adapun pencarian dilakukan dengan metode paralel dengan luas area pencarian 33,9 Nm menggunakam KM Fungka Permata VIII.

Baca juga:  'Otong' Loyo, Kakek 76 Tahun Tetap 'Gesek' Gadis SD hingga Orgasme

Adapun potensi SAR yang turut dalam pencarian yaitu Polsek Luwuk, Pos AL, Pos Air Luwuk dan KM Fungka Permata VIII.*

(van/nw)