Serang Polisi, Dua OTK di Poso Tewas Tertembak saat Melarikan Diri ke Hutan

oleh -1.125 views
Ambulance aparat keamanan bersiap menjemput dua jenazah OTK yang berhasil dilumpuhkan aparat keamanan di Poso, Rabu (15/4). [SANGALU/ Feri Timparosa - ANTARA]

SANGALU, Poso – Seorang polisi yang bertugas menjaga keamanan di Bank Syariah Mandiri Poso, Sulawesi Tengah dikabarkan diserang dua Orang Tak (di) Kenal (OTK) dengan menggunakan senjata api, Rabu (15/4) pagi sekira pukul 08.30 Wita.

Belum diketahui pasti apa motif dari serangan itu. Namun, seorang polisi dikabarkan mengalami luka akibat serangan tanpa alasan dari kedua orang tersebut.

Polisi yang mengalami serangan sempat melakukan perlawanan, dan saling rampas senjata api. Beberapa saat kemudian, kedua OTK langsung kembali menaiki sepeda motor dan kabur karena tak mampu menjatuhkan lawannya.

Baca juga:  Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, UMK Banggai Terendah

Polisi yang diserang juga sempat mengejar dan coba menghentikan upaya kabur kedua OTK dengan senjata yang ada. Namun, keduanya berhasil melarikan diri.

Sejumlah saksi mengungkapkan kedua orang tak dikenal itu datang menggunakan sepeda motor dan langsung menyerang polisi di parkiran Bank Syariah Mandiri Poso. Sempat terjadi perlawanan, sebelum akhirnya kedua orang tersebut melarikan diri.

Baca juga:

Baca juga:  Gubernur Sulteng Kukuhkan Empat Pjs Bupati

Ambulance aparat keamanan bersiap menjemput dua jenazah OTK yang berhasil dilumpuhkan aparat keamanan di Poso, Rabu (15/4). [SANGALU/ Feri Timparosa – ANTARA]
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atas peristiwa penyerangan itu. Meski begitu, kabarnya polisi bersama tim Densus 88 dan TNI telah melakukan pengejaran kepada para pelaku yang diduga melarikan diri ke puncak gunung wilayah hutan di gunung Pobai, Kelurahan Kayamanya, Kabupaten Poso.

Pengejaran aparat keamanan TNI-Polri juga disebutkan membuahkan hasil. Dua OTK yang disinyalir merupakan bagian dari DPO Poso akhirnya berhasil dilumpuhkan. Keduanya tewas tertembak. Meski belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, namun kabarnya dua jenazah berinisial AA dan DG tersebut akan dibawa ke Polda Sulawesi Tengah, di Kota Palu.*

Baca juga:  Pemdes Taugi Gelar Peningkatan Kapasitas Pengurus Karang Taruna

 

(van)