Polisi Hentikan Aksi Begal Sadis di Luwuk

oleh -141 views
Pelaku begal sadis di Luwuk berhasil dibekuk tim Jatanras Polres Banggai (Ist/SANGALU)

SANGALU, Luwuk – Tergolong seorang pelaku begal sadis di kota Luwuk, AR (21), warga KM 1 kelurahan Bungin, kecamatan Luwuk, akhirnya dibekuk Jatanras Polres Banggai, Senin (27/4).

Pembegal yang merupakan residivis kasus yang sama itu, ditangkap di desa Awu, Luwuk Utara, saat polisi mengetahui dirinya hendak membuka password handphone, yang berhasil dibegalnya, dari salah satu korbannya.

Kapolres Banggai AKBP Budi Priyanto melalui Kasat Reskrim AKP Pino Ary, Rabu (29/4) kemarin dalam rilisnya menjelaskan, pelaku begal ini sebelum berhasil ditangkap tim Jatanras, diketahui beraksi di dua lokasi berbeda.

Baca juga:  Bawa Sabu 1,59 gram, Pemuda Asal Moilong Diringkus Polisi

Pertama, pada tanggal 19 April 2020, di sebuah salon di kota Luwuk. AR yang dikategorikan berani dan berbahaya ini, masuk siang hari ke dalam salon itu, dan merampas tas milik korbannya. Pelaku kemudian kabur membawa tas yang berisi surat-surat berharga dan uang tunai Rp 2,5 juta.

Aksi kedua pelaku pada tanggal 26 April 2020, di kompleks Garuda, kelurahan Luwuk. Korbannya seseorang yang tengah berdiri di tepi jalan. Dengan berani, pelaku AR ini merampas handphone korban yang masih dipegang saat itu, dan langsung melarikan diri.

Baca juga:  Basis dan manager band Seventeen jadi korban tsunami Selat Sunda

“Laporan pencurian dengan pemberatan (curat), dimasukkan korban pada tanggal 26 April. Besoknya, tanggal 27 April, sekitar pukul 08.00 wita, anggota kami menerima informasi bahwa tersangka akan mendatangi salah satu rumah di desa Awu, untuk membuka pola ponsel yang dicuri,”terang AKP Pino Ary, dalam rilis tertulis yang diterima awak media.

Bergerak cepat, polisi melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi yang diduga akan didatangi pelaku. Hingga malam hari, pelaku akhirnya tiba menggunakan sepeda motor, sekitar pukul 21.00 wita.

“Anggota langsung bergerak dan menangkap tersangka,” kata Pino.

Baca juga:  Positif Narkoba, Polisi Berpangkat Bripka Dipecat

Dari penangkapan tersebut, tim Jatanras berhasil mengamankan barang bukti berupa tas warna coklat, dompet berisi dokumen penting milik korban dan ponsel Samsung Galaxy J4.

“Sedangkan uang Rp 2,5 juta, tersangka mengaku sudah digunakan habis,” terang perwira tiga balak ini.

Saat diinterogasi, lanjut AKP Pino, tersangka mengaku tidak sendiri melakukan aksi pencurian di dua TKP tersebut. Ada dua rekannya yang turut membantu.

“Kami masih melakukan pengembangan. Tersangka dan barang bukti sudah kami amankan ke Mapolres Banggai,” pungkas AKP Pino. *

(jay)