Kita Terlalu Fokus Corona, Sampai Lupa Pangkalaseang Kebanjiran

oleh -674 views
Sejumlah warga saling bahu membahu membantu warga lainnya yang diterpa banjir di Kecamatan Balantak Utara, Selasa (7/4). [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Luwuk – Masyarakat Desa Pangkalaseang Kecamatan Balantak Utara berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai terkait banjir yang terjadi desa mereka. Sudah memasuki dua pekan terakhir, warga setempat berjibaku dengan banjir yang kadang terjadi siang hari, dan terkadang malam hari bahkan waktu subuh.

Seorang aktivis muda Pangkalaseang, Nain Ali, mengatakan mereka memahami pemerintah daerah saat ini sedang sibuk memikirkan pencegahan COVID-19.

Namun hendaknya ada organisasi perangkat daerah yang ditugaskan untuk secara serius menangani masalah banjir di desa itu.

Baca juga:  Amir - Furqanudin Terima Rekomendasi PAN dan PKB

“Jika pemerintah bisa merubah anggaran belanja untuk bencana covid-19, mengapa itu tidak bisa dilakukan untuk menangani banjir kami,” tuturnya, Selasa (7/4).

Nain mengatakan, hampir 1.000 jiwa penduduk yang berada di Pangkalaseang, baik tua jompo, dewasa, remaja, anak-anak dan bahkan bayi. “Bukannya ini juga harus diselamatkan?” tandasnya.

Baca juga:

Baca juga:  Dugaan Pembobolan Rekening, BSM Luwuk bisa Ditinggal Nasabah

Sejumlah warga saling bahu membahu membantu warga lainnya yang diterpa banjir di Kecamatan Balantak Utara, Selasa (7/4). [SANGALU/ Ist]
Seperti diketahui, banjir kembali melanda wilayah paling timur Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa (7/4). Ratusan rumah penduduk terendam di Desa Pangkalaseang Kecamatan Balantak Utara akibat air sungai yang meluap.

Dalam dua pekan terakhir, tercatat beberapa kali banjir menimpa wilayah tersebut. Sebuah sungai yang terletak di desa itu tidak mampu menampung beban air akibat terjadinya pendangkalan. Tak pelak, air meluap dan menghantam pemukiman penduduk.

Sejauh ini Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai belum mengambil langkah tehnis terkait penanganan masalah pokok banjir Pangkalaseang.

Baca juga:  Kunker ke Luwuk, Kapolda Sulteng Temui Tomundo Banggai

Padahal kejadian serupa terus terjadi setiap tahun khususnya saat memasuki musim penghujan. Pekan lalu, Pemda Banggai melalui Dinas Sosial hanya membagikan sembako berupa beras dan mi instan bagi warga di Desa Pangkalasean pasca banjir.

Karena hujan terus menyelimuti wilayah itu, banjir sudah beberapa kali meluap kepemukiman warga, sebagaimana yang terjadi Selasa, hari ini.*

 

 

(gt)