Kabar Baik! Hasil Swap Kedua Pasien Dalam Pengawasan Dinyatakan Negatif COVID-19

oleh -1.158 views
Ilustrasi [google]

SANGALU, Luwuk – Kabar baik bagi warga Kabupaten Banggai. Seorang warga asal Toili Barat yang sebelumnya dinyatakan positif melalui mekanisme pengecekan cepat rapid test, dinyatakan negatif oleh tim medis usai menerima hasil pemeriksaan sampel dahak (Swap) kedua dari laboratorium di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kabar baik itu disampaikan Humas Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam kepada sejumlah media melalui WhatsApp Grup Media Centre COVID-19.

“Hasil swap kedua negatif,” kata Nurmasita, Jumat (3/4).

Baca juga:

Baca juga:  Kebakaran di Pelabuhan Ferry ASDP, Api Diduga Bermula dari Kapal Basarnas

Sebelumnya, pasien yang diinisialkan sebagai PDP 1 ini sempat dikategorikan positif melalui mekanisme cepat pengecekan dengan alat rapid test. Namun, hasil pemeriksaan swap pertama menyatakan pasien ini negatif COVID-19.

Untuk lebih memastikan dan sesuai mekanisme memang sampel dahak harus diperiksa dua kali. Maka tim medis kembali mengirimkan sampel dahak kedua, yang kemudian hasilnya keluar sore tadi dan dinyatakan negatif COVID-19.

Diketahui, rapid test adalah tes cepat dengan alat yang dapat membaca virus jika ada dalam tubuh manusia. Namun, virus yang terbaca belum tentu virus corona.

Oleh karena itu dibutuhkan pemeriksaan sampel swap, yakni pengambilan lendir di mulut dan hidung. Pemeriksaan itulah yang akan menentukan virus apa yang menyerang seseorang.

Baca juga:  Tolak Cipta Kerja di Hari Sumpah Pemuda

Berdasarkan informasi dari tim gugus tugas COVID-19, saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Banggai masih tetap 20 orang, dengan PDP satu orang dan belum ada satupun yang dinyatakan positif.

Dari 20 ODP, tiga diantaranya dinyatakan sembuh karena telah melewati masa inkubasi virus yakni 14-28 hari. Selain itu, seorang ODP yang telah diperiksakan sampelnya juga dinyatakan negatif COVID-19.*

 

(van)