Jangan Sampai Salah Merek!!!

oleh -59 views
Area Administrasi Section Head JOB Tomori, Arfiandy Djaafar saat menyerahkan bantuan APD kepada tim gugus tugas COVID-19 Kabupaten Banggai di ruang kerja Bupati Banggai Herwin Yatim, Senin (13/4). [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Luwuk – Selama masa darurat pandemi Covid-19 di kabupaten Banggai, perhatian dari sejumlah pihak ketiga, seperti perusahaan-perusahaan besar, telah diberikan agar membantu ringankan kesulitan masyarakat.

Bantuan dari pihak ketiga itu, diserahkan ke Pemda Banggai untuk kembali disalurkan kepada masyarakat, yang terimbas wabah mematikan di dunia ini.

Beberapa diantaranya, dari DS-LNG dan JOB Tomori. Bantuan seperti beras, mie instan, hingga APD, telah diterima Pemda Banggai, dan juga telah diakui akan segera disalurkan ke masyarakat terdampak.

Baca juga:  Bupati Banggai Buka Pelatihan TP PKK dan Kader Posyandu Kelurahan Haper

Oleh sejumlah pihak, salah satunya dari kelompok aktifis di kota Luwuk kemarin, memberikan apresiasi perusahaan-perusahaan yang telah berempati dan mau peduli, terhadap kondisi masyarakat saat ini. Membantu pemerintah daerah, meringankan kesulitan mereka.

Namun disisi lain, para aktifis itu mengharapkan adanya transparansi dalama penyaluran bantuan dari pihak ketiga ini. Tentunya dengan tujuan, apa yang telah menjadi niat baik para pihak ketiga itu, bisa diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Transparansi juga perlunya, agar bantuan-bantuan perusahaan yang telah peduli, tidak tumpah tindih nantinya, sengaja atau tidak sengaja. Dengan bantuan yang memang sudah dianggarkan pemerintah daerah, untuk masyarakat,” sebut mereka.

Baca juga:  Kades Mbeleang Terjerat Kasus Tipikor

Kejadian yang tak menggenakkan tersebut, kata mereka, tak jarang terdengar terjadi di sejumlah daerah. Bantuan pihak ketiga, dicap sebagai bantuan dari pemerintah. Sehingga menimbulkan potensi perbuatan melawan hukum.

“Kan lebih baik mencegah. Jangan sampai nanti sudah kejadian, baru kalang kabut lagi,” tandas aktifis. *

(jay)