Dorr.. Kaki Dua Pencuri Motor Tembus Peluru

oleh -55 views
Empat anggota sindikat curanmor di Luwuk, berhasil dibekuk Polres Banggai (foto : Ist/SANGALU)

SANGALU, Luwuk – Tim Jatanras Polres Banggai kembali berhasil membongkar satu sindikat spesialis curanmor di kota Luwuk. Sebanyak 4 anggota sindikat itu, berhasil diamankan. Dimana dua diantaranya, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, ketika mencoba kabur dan memberi perlawanan pada polisi, saat hendak ditangkap.

Dalam rilis yang dikeluarkan Humas Polres Banggai, Selasa (28/4) kemarin, Kapolres Banggai AKBP Budi Priyanto melalui Kasat Reskrim AKP Pino Ary mengungkapkan, sindikat spesialis ini dibongkar pihaknya pada Rabu (22/4) pekan lalu.

Hal itu setelah adanya laporan warga, yang kehilangan sebuah unit sepeda motor, di wilayah belakang RSUD Luwuk. Oleh tim Jatanras Polres Banggai, penyelidikan pun dilakukan.

“Hingga akhirnya anggota kami menerima informasi, bahwa ada sebuah motor yang disembunyikan di semak-semak, di kompleks Halimun, kelurahan Tombang Permai, Luwuk Selatan,” sebut Kasat Reskrim.

Baca juga:  Lagi Hepi, Dua Pasangan dalam Kamar Penginapan Dijemput Polisi

Diduga motor yang disembunyikan itu adalah hasil kejahatan, tim Jatanras menyusun strategi. Dengan mengawasi lokasi tempat motor tersebut berada. Mengendap-endap di semak hampir seharian, tindakan polisi akhirnya membuahkan hasil.

“Sekitar pukul 16.15 wita, dua pelaku datang menggunakan sebuah motor RX King. Hendak mengambil motor yang disembunyikan itu,” tambah AKP Pino Ary.

Namun ketika tim Jatanras keluar dari persembunyiannya dan hendak menangkap kedua pelaku, yakni masing-masing berinisial AN (31) warga kelurahan Hanga-hanga, dan TA (30) warga desa Bunga, keduanya melihat pergerakan polisi dan segera kabur melarikan diri.

Tembakan peringatan ke udara agar kedua pelaku ini tak melarikan diri, tak dihiraukan. Polisi pun harus melakukan pengejaran terhadap keduanya, yang kabur menggunakan motor RX King. Aksi kejar-kejaran pun terjadi.

Baca juga:  Membanggakan, Pemkab Banggai Raih Predikat A Sistem Akuntabilitas Kinerja 2019

Hingga akhirnya sekitar 700 meter dari lokasi awal, polisi berhasil menghentikan kedua pelaku. Namun rupanya keduanya belum ingin menyerah, dan memberikan perlawanan kepada polisi.

“Anggota kami terpaksa melumpuhkan kedua pelaku dengan timah panas, karena memberi perlawanan saat hendak ditangkap,” tegas Kasat Reskrim.

Tak lagi berkutik, kedua pelaku yakni AN dan TA, digelandang polisi.

Saat diinterogasi, AN dan AT kemudian mengakui perbuatannya. Dimana selama ini, telah ada 7 lokasi tempat mereka melakukan aksinya.

“Mereka adalah spesialis curanmor dengan modus operandi, menggunakan mobil sebagai kendaraan pengangkut lalu dijual ke penadah,” papar AKP Pino Ary.

Mengembangkan kasus ini, anggota sindikat lainnya akhirnya diketahui polisi. Yang kemudian melakukan penangkapan, terhadap dua pelaku lainnya itu. Dimana salah satunya berinisial  JL (45) warga Kelurahan Simpong, dan satun lainnya berinisial YS (26) warga Kelurahan Jole, Kecamatan Luwuk.

Baca juga:  Bawa Sabu, Warga Maahas Ini Diamankan Polisi

“Dari hasil pengembangan, dua tersangka diciduk lagi yang diduga turut membantu. Sehingga totalnya empat tersangka,” tutur perwira tiga balak ini.

Barang bukti hasil kejahatan

Dari hasil pengungkapan sindikat spesialis curanmor ini, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Berupa motor honda genio 1 unit, honda beat 1 unit, yamaha M3 1 unit, yamaha RX KING 1 unit , honda blade 1 unit dan mobil avansa 1 unit.

“Seluruh tersangka dan barang bukti kini sudah diamankan di Mapolres Banggai. Kami masih akan terus melakukan pemeriksaan lanjutan,” tutup Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Pino Ary. *

(jay)