Dampak Kebakaran Empat Warung dan Rumah di Batui, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

oleh -118 views
Petugas pemadam kebakaran bersama warga dan aparat kepolisian saat berupaya memadamkan api di Kelurahan Tolando, Kecamatan Batui, Rabu (15/4) dini hari tadi. [SANGALU/ HO-Polsek Batui]

SANGALU, Batui – Hujan disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Banggai membuat lima warung makan dan sebuah rumah milik warga di Kecamatan Batui terbakar, Rabu (15/4) dini hari tadi. Kejadian itu membuat sejumlah pemilik warung mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kapolsek Batui, Iptu Yoga mengungkapkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi mengatakan bahwa kebakaran diduga bermula dari anti nyamuk bakar yang terpasang di warung milik pria berinisial A. Ia yang lagi tak berada di warungnya membuat anti nyamuk yang di letakkan di atas kardus jatuh tertiup angin dan kemudian membesar dan menghanguskan bangunan separuh kayu tersebut.

Api yang terus membesar di tengah hujan pun merembet ke warung lainnya hingga menghanguskan empat warung dan sebuah rumah pribadi milik warga setempat. Mereka yang menjadi korban kebakaran antara lain; Eko, Fernawati Lamusu, Mas A, dan Mas Bejo, ke empatnya adalah pemilik warung makan. Kemudian korban selanjutnya ialah, Ismail Dende yang merupakan pemilik rumah tinggal yang ikut hangus terbakar.

Baca juga:  Keroyok Warga di Bungku Utara, JS Tertangkap di Batui

Bunda Nena, salah satu saksi mengungkapkan Ia yang terbangun pada pukul 01.45 Wita dan hendak melaksanakan sholat malam, tiba-tiba mendengar bunyi ranting terbakar. Penasaran, Ia pun membuka jendela dan nampak api sudah membesar di warung milik tetangganya Mas A.

Panik, Ia pun berteriak ‘kebakaran’ hingga membangunkan seisi rumah. Bunda Nena langsung berkemas dan berupaya menyelamatkan barang berharganya. Sementara, Mas A yang kebetulan numpang menginap di rumahnya langsung keluar dan membangunkan warga.

Baca juga:  Senyum Bahagia Nenek 80 Tahun, usai Bedah Rumah Dilakukan Polsek Batui

Baca juga:

Petugas pemadam kebakaran bersama warga dan aparat kepolisian saat berupaya memadamkan api di Kelurahan Tolando, Kecamatan Batui, Rabu (15/4) dini hari tadi. [SANGALU/ HO-Polsek Batui]
Mas A, pemilik warung diduga menjadi titik awal api mengaku pada pukul 22.00 Wita saat hujan disertai angin kencang, listrik kemudian padam. Kala itu, Ia membakar anti nyamuk dan meletakkannya di atas dus di sisi samping kamarnya. Mas A juga menjelaskan bahwa di dalam kamarnya terdapat banyak tumpukan kain, perlak plastik dan kasur springbad.

Saat angin kencang, Ia mengaku pindah dan menumpang tidur di warung milik Bunda Nena. Ia baru menyadari kebakaran saat dibangunkan dan kemudian keluar rumah dan membangunkan warga sekitar.

Anggota Polsek Batui saat mendapatkan kabar tersebut pada pukul 02.01 Wita langsung bergerak ke lokasi. Melihat api yang kian membesar, Kapolsek Batui Iptu Yoga langsung berkoordinasi dengan pihak perusahaan dari PT Donggi Senoro LNG dan PT Panca Amarah Utama, untuk meminta bantuan mobil pemadam kebakaran. Sekira pukul 03.25 Wita, mobil pemadam kebakaran milik PT PAU tiba dan bergerak memadamkan api.

Baca juga:  Polisi Bekuk Pencuri Traktor asal Luwuk Timur

“Saat mobil pemadam tiba di lokasi mereka langsung menyiram sisa-sisa api yang telah menghanguskan warung dan rumah warga itu,” terang Iptu Yoga.

Kerugian materil akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai 400 juta rupiah. Meski begitu, dari hasil penelusuran polisi tidak ada korban jiwa pada kebakaran di tengah hujan dan angin tersebut.*

 

(van)