Abaikan Pshysical Distancing, Sembilan Warga Moilong Digrebek Berjudi

oleh -1.096 views
Sembilan pejudi saat diamankan anggota Polsek Toili, Minggu (26/4) malam sekira pukul 21.30 Wita. [SANGALU/ HO- Polsek Toili]

SANGALU, Moilong – Saat pemerintah lagi gencar-gencarnya mengimbau masyarakat untuk menerapkan social distancing atau physical distancing untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19, sejumlah warga di Kecamatan Moilong justru melakukan hal sebaliknya. Mereka ditemukan dalam satu ruangan sedang berjudi.

Parahnya, itu dilakukan dalam suasana bulan suci ramadhan. Tak ayal, ke sembilan warga ini pun diangkut dengan mobil patroli polisi.

Kapolsek Toili, Iptu Chandra mengaku geram atas ulah sembilan warga yang ditemukan melingkar, dengan kartu remi di tangan itu.

Baca juga:  Maju Pilkada Banggai, Amir Tamoreka Dapat Restu Tokoh Politik Daerah

Dari lokasi judi di kompleks Pasar Unit Satu, mereka langsung digelandang dengan mobil partroli ke kantor Polsek Toili.

Iptu Candra mengatakan seluruh pejudi tersebut merupakan warga Kecamatan Moilong yang berasal dari desa-desa yang berbeda.

“Pemerintah telah menghimbau agar menerapkan sosial distancing ditengah mewabahnya COVID-19, terlebih aktivitas mereka justru bermain judi. Bahkan di bulan suci Ramadhan,” terang Iptu Candra.

Baca juga: Ketahuan Bawa Sabu, Oknum Honorer Satpol PP Diciduk Polisi

Mantan kasat narkoba Polres Banggai ini menambahkan, pihaknya mengamankan barang bukti kartu remi 8 pak, 64 lembar kartu remi bekas, serta 4 lembar kartu domino. Selain itu, ditemukan juga uang senilai Rp285.000, 4 unit handphone dan 8 unit sepeda motor.

Baca juga:  Dua Pejabat Utama dan Kapolres di Sulteng Berganti

“Barang bukti dan tersangka sudah kita amankan di Mapolsek, untuk proses lebih lanjut,” tutupnya.

 

(aum)