Suhu Tubuh Normal, 290 Penumpang KM Tilongkabila Dinyatakan Negatif COVID-19

oleh -196 views
Petugas Karantina Kesehatan Kepelabuhanan Palu wilayah kerja Luwuk Banggai saat melakukan pemeriksaan suhu tubuh penumpang KM Tilongkabila yang turun di Pelabuhan Luwuk, Kamis (26/3/2020). [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Luwuk – Tim gugus tugas penanggulangan dan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Banggai melakukan gerak cepat. Itu terlihat saat mereka menangani sejumlah penumpang KM Tilongkabila yang turun di Pelabuhan Luwuk, Kamis (26/3/2020) pagi sekira pukul 05.45 Wita.

Dipimpin langsung Bupati Banggai Herwin Yatim, tim gugus tugas langsung memeriksa dan menyemprotkan desinfektan kepada penumpang yang baru saja turun dari KM Tilongkabila. Pada kesimpulan akhir, tim gugus tugas menyatakan bahwa 290 orang penumpang KM Tilongkabila negatif COVID-19, meski hanya melalui pemeriksaan suhu tubuh.

Baca juga:

Baca juga:  KM Sabuk Nusantara 59 Siap Beroperasi di Sulteng, Gorontalo dan Malut

Bupati Banggai Herwin Yatim saat memberikan imbauan kepada penumpang didampingi sejumlah pejabat Pemda Banggai di Pelabuhan Luwuk, Kamis (26/3/2020) pagi. [SANGALU/ Ist]
Pernyataan bahwa seluruh penumpang dinyatakan negatif terlihat dalam laporan tim gugus tugas yang disampaikan oleh Humas Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam, sore tadi.

Dalam laporannya, Nurmasita hanya menyebutkan bahwa Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang sebelumnya berjumlah 6 orang bertambah jadi 9 orang. Kemudian, seorang yang ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sejak beberapa hari lalu hingga kini statusnya belum berubah dan tak jelas perkembangan kesehatannya.

Meski begitu Nurmasita tidak menjelaskan dengan rinci, penambahan ODP itu karena memiliki gejala atau karena riwayat perjalanan. Padahal, merujuk penetapan empat ODP awal oleh tim gugus tugas hanya karena mereka pernah berkunjung ke negara/wilayah terpapar COVID-19 seperti, Thailand.

Baca juga:  Rekomendasi Bawaslu soal Petahana belum Final

Petugas Dishub, Kepolisian dan Syahbandar saat melakukan penertiban penumpang KM Tilongkabila yang turun di Pelabuhan Luwuk, Kamis (26/3/2020). [SANGALU/ Ist]
Anehnya, 290 penumpang KM Tilongkabila yang diketahui memiliki rute pelayaran dari Benoa/Bali, Lembar, Labuan Bajo, Makasar, Bau-Bau, Raha, Kendari dengan tujuan Gorontalo, dan Bitung, Sulawesi Utara itu tidak masuk dalam daftar ODP yang disampaikan Humas Nurmasita.

Meski begitu informasi lainnya menyebutkan bahwa, para penumpang telah didata oleh petugas termasuk riwayat perjalanannya.

Beberapa wilayah itu dalam laporan penanggulangan COVID-19 secara nasional telah ditetapkan sebagai wilayah yang terpapar karena memiliki pasien positif COVID-19. Dua wilayah diantaranya adalah Bali dan Kendari.

Baca juga:  Empat Daerah di Sulteng Masih Berstatus Zero COVID-19

Saat ini, para penumpang telah kembali ke rumah masing-masing. Sebagian diantaranya telah kembali ke kampung halamannya, untuk bertemu keluarga. Beberapa pertanyaan yang diajukan wartawan kepada Humas Nurmasita hingga berita ini diturunkan tak dijawab.*

(van)