Pembukaan TMMD ke 107 Digelar Sederhana tanpa Upacara

oleh -82 views
Danrem 132 Tadulako, Kolonel Infanteri Agus Sasmita (kiri) didampingi Dandim 1308/LB Letkol Infanteri Fanny Pantow bersama Bupati Banggai Herwin Yatim saat melakukan peninjauan kesiapan pelaksanaan TMMD ke 107 di Desa Samalore, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Senin (16/3/2020). [SANGALU/ Steven Pontoh]

SANGALU, Toili – Pembukaan kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 107 Kodim 1308 Luwuk Banggai yang dilaksanakan di Desa Samalore, Kecamatan Toili dan Desa Arga Kencana Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah tanpa upacara militer seperti biasanya.

Pembukaan kegiatan hanya dimulai dengan penyerahan simbolis peralatan kerja oleh Bupati Banggai Herwin Yatim kepada TNI, Masyarakat dan Polri sebagai pertanda dimulainya TMMD.

Pada kesempatan itu, Komandan Korem 132 Tadulako, Kolonel Infanteri Agus Sasmita mengemukakan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat Desa Samalore dan Arga Kencana atas pembukaan TMMD yang dilakukan sesederhana itu.

Proses pembuatan plat duiker di Desa Samalore Kecamatan Toili dalam program TMMD ke 107 yang dilaksanakan Kodim 1308 LB, Senin (16/3/2020). [SANGALU/ Steven Pontoh]
Ia menjelaskan bahwa seyogyanya mereka telah menyiapkan sejumlah pagelaran dalam pembukaan TMMD, namun karena situasi nasional terkait kewaspadaan penyebaran virus Corona (COVID-19) maka semua pagelaran dibatalkan.

“Kita semua harus waspada maka dari itu pagelaran yang telah direncanakan terpaksa kami batalkan,” ungkapnya, Senin (16/3) usai meninjau persiapan TMMD di Desa Samalore.

Agus mengungkapkan hal terpenting dari pelaksanaan TMMD sejatinya bukan pada pagelaran yang ditampilkan TNI-Polri, namun lebih kepada asas manfaat atas pembangunan yang akan dilaksanakan nanti.

Baca juga:  Beredar Video Rotasi Pejabat Pemda Banggai, Ketua Bawaslu: Sementara Kami Telusuri

Oleh karena itu, penyerahan simbolis perlengkapan dan peralatan kerja oleh bupati Banggai menunjukkan bahwa pekerjaan sudah dimulai.

Ia juga memaparkan dalam kegiatan TMMD kali ini, sesuai usulan masyarakat hanya dilaksanakan untuk dua kegiatan yakni; pembuatan plat duiker dan peningkatan jalan desa.

Dua kegiatan itu, kata Agus, menjadi fokus utama karena sebelumnya di akhir tahun 2019, Desa Samalore sempat diterjang banjir hingga menyebabkan korban jiwa.

Agus juga berpesan kepada seluruh anggotanya yang bertugas di TMMD ke 107 tahun 2020 di Desa Samalore dan Arga Kencana agar menjalin hubungan baik dengan masyarakat.

Dengan begitu, pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat tepat sasaran dan tepat waktu. Harapannya, sasaran TMMD dalam sebulan ini dapat bermanfaat dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Ia juga berharap masyarakat bisa memahami bahwa kegiatan kali ini hanya bersifat peningkatan jalan dan pembuatan plat duiker.

Jika kemudian jalan yang ada dianggap jalur utama dan layak untuk ditingkatkan dengan pengaspalan maka hal itu akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah Kabupaten Banggai.

Baca juga:  KRYD, Polsek Toili Amankan Sejumlah Kendaraan dan Sajam

“Jaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar agar tercipta hubungan yang baik antara TNI dan masyarakat. Terkait situasi kewaspadaan terhadap virus corona saya juga berharap seluruh masyarakat dapat menjaga kebersihan diri dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah untuk kebaikan bersama,” kata Agus.

Senada dengan itu, Bupati Banggai Herwin Yatim mengatakan meski pelaksanaan pembukaan TMMD hanya dilakukan secara sederhana, namun Ia berharap hasilnya dapat benar-benar memuaskan masyarakat sasaran.

Dengan begitu, kata Herwin, program TMMD dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Desa Samalore Kecamatan Toili dan Desa Arga Kencana Kecamatan Moilong.

“Kita berharap semua berjalan lancar dan tepat sasaran,” singkatnya.

Baca juga:

Dandim 1308/LB Letkol Infanteri Fanny Pantow menerima berita acara penyerahan perlengkapan kerja sebagai bukti dimulainya TMMD ke 107 di Desa Samalore Kecamatan Toili dan Desa Arga Kencana Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (16/3/2020). [SANGALU/ Steven Pontoh]
Sementara itu, Komanda Kodim 1308 Luwuk Banggai, Letkol Infanteri Fanny Pantow mengungkapkan dalam kegiatan TMMD ke 107 kali ini, pihaknya juga akan melaksanakan beberapa program yang menyasar langsung ke kehidupan masyarakat. Program itu berupa pembangunan non fisik dari akses kesehatan dan keamanan.

Baca juga:  Terdampak COVID-19, Pendapatan ASDP Luwuk Terjun Bebas

“Kita melihat ada sekitar 50 rumah yang masih berlantai tanah, maka dari itu akan kita upayakan untuk bisa diperbaiki minimal bisa dicor. Kita juga akan upayakan untuk perbaikan dinding hingga atap sesuai kemampuan anggaran yang ada,” paparnya.

Terkait kewaspadaan virus Corona, Fannya Pantow berharap masyarakat bisa memahami akan pentingnya kebersihan. Ia juga menyebutkan kebutuhan akan rumah layak huni juga menjadi hal penting, oleh karena itu lewat TMMD, TNI akan berupaya membantu masyarakat.

Sebab, menurutnya dengan adanya lingkungan yang bersih maka masyarkat dapat memproteksi diri atas ancaman virus Corona.

“Selain itu, kami juga akan membuat sanggar kebudayaan dalam masyarakat sehingga dapat mempererat hubungan silahturahmi antar penduduk dan pemeluk agama yang ada di sini. Semoga kegiatan ini dapat terlaksana dan dapat meningkatkan silahturahmi bagi kita semua,” tutupnya.*

 

(van)