Mau Makan Ada Nasi, Buka Keran Ada Air, Tindis Saklar Nyala Lampu

oleh -93 views
Keakraban Haji Amir bersama ketua GAM, Idhin Massa (foto : SANGALU/IST)

SANGALU, Luwuk – Kata sejahtera, selalu menjadi jualan politik ketika ajang demokrasi menjelang. Membawa kesejahteraan kepada rakyat. Seperti alunan lagu lama yang tak pernah basi disenandungkan. Meskipun sebenarnya, makna sejahtera itu belum pernah dirasakan secara merata oleh rakyat selama ini.

Lalu seperti apa arti kata sejahtera bagi seorang Ir H Amirudin Tamoreka? Seorang bakal calon bupati Banggai, yang juga selalu dipersepsikan akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat kabupaten Banggai.

Bertandang ke markas LSM GAM, Senin (9/3) kemarin, pernyataan dari sejumlah kalangan yang ikut menyambutnya, Haji Amir (sapaan akrabnya) kemudian ikut tergelitik. Memberikan definisi dengan sederhana, apa itu sejahtera baginya.

Baca juga:  Bryce Adam Buka Kampanye NasDem dengan Cinta Beda Agama

“Sejahtera itu simple. Ketika kita mau makan, ada nasi. Ketika kita buka keran, ada air. Ketika kita tindis saklar, menyala lampu,” sebutnya.

Karena bagi masyarakat, kata sejahtera berputar di sekitar hal-hal demikian. Bagaimana kebutuhan mereka bisa terpenuhi dengan baik. Bukan hal muluk yang menggunakan bahasa atau kajian tinggi. Yang sebenarnya masyarakat kurang paham, apa sesungguhnya sejahtera yang dimaksud.

Dan definisi sejahtera yang sederhana itulah, yang akan diupayakan untuk diwujudkan Haji Amir bagi masyarakat kabupaten Banggai. Sejahtera dalam hal pemenuhan kebutuhan. Tak lagi harus menengadahkan tangan untuk meminta yang semestinya memang hak masyarakat. *

Baca juga:  Kapolsek Toili Imbau Warga Jaga Silaturahmi Jelang Pilkada

(jay)