Lolos Beasiswa ini, semua Kebutuhanmu Disediakan. Kecuali Jodoh!

oleh -1.448 views
Perwakilan CSR PT DSLNG mensosialisasikan program beasiswa S1 di UGM kepada sejumlah pelajar di SMAN 1 Luwuk, Kamis (5/3) pagi. [SANGALU/ Steven Pontoh]

SANGALU, Luwuk – Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG) memiliki komitmen dalam dunia pendidikan yang diwujudkan dalam Program CSR perusahaan.

Itu sudah ditunjukkan sejak beberapa tahun belakangan dengan memberikan beasiswa kepada sejumlah pelajar di Kabupaten Banggai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Kali ini, DSLNG kembali membuat terobosan dengan membuka program beasiswa penuh kepada pelajar berprestasi dan kurang mampu di Kabupaten Banggai.

Ini merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap peningkatan sumber daya manusia di daerah melalui program kerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai.

Siswa SMAN 1 Luwuk saat mendengarkan sosialisasi dari bagian CSR PT DSLNG, Kamis (5/3) pagi. [SANGALU/ Steven Pontoh]

CSR Manager Pandit Pranggana menyebutkan, DSLNG bekerjasama dengan UGM yang merupakan peringkat ketiga terbaik di Asia Tenggara dan nomor satu di Indonesia dalam pemeringkatan yang dirilis oleh 4ICU University Rangkings.

Disebutkan, program beasiswa penuh diperuntukkan bagi pelajar berprestasi dan kurang mampu yang berada di ring satu perusahaan, yaitu Kecamatan Batui, Kintom, dan Nambo.

Sosialisasi atas program ini juga telah dilaksanakan atas koordinasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai ke beberapa sekolah, seperti SMAN 1 Batui, SMAN 1 Kintom, SMAN 1 Luwuk, SMAN 2 Luwuk dan SMAN 3 Luwuk.

Dalam program beasiswa S1 ini, DSLNG tidak terlibat langsung dalam proses perekrutan dan seleksi peserta beasiswa. Tapi perusahaan memberikan kepercayaan kepada pihak sekolah untuk merekomendasikan siswa berprestasi yang kurang mampu dari masing-masing sekolah untuk mengikuti seleksi yang akan dilakukan langsung oleh pihak UGM sesuai standar dan kebijakan kampus. Sementara perusahaan hanya akan membantu teknis administrasi dan pembiayaan pendaftaran.

Baca juga:  Kita Terlalu Fokus Corona, Sampai Lupa Pangkalaseang Kebanjiran

Meski begitu, DSLNG memberikan beberapa kriteria penilaian yang akan menjadi nilai tambah dalam seleksi peserta penerima beasiswa tersebut, seperti kurang mampu dan berprestasi dalam kejuaraan tingkat provinsi, nasional maupun internasional baik di bidang pendidikan maupun di bidang olahraga dan budaya. Itu tentunya dibuktikan dengan sertifikat atau penghargaan atas prestasi yang berhasil ditorehkan para pelajar jika ada.

Siswa SMAN 3 Luwuk mengabadikan momen bersama perwakilan PT DSLNG usai mendengarkan sosialisasi program beasiswa S1 di UGM, Kamis (5/3) pagi. [SANGALU/ HO – DSLNG]

Proses seleksi akan dilakukan melalui pihak sekolah yang dimulai dari pendaftaran hingga rekomendasi pihak sekolah dengan surat resmi yang ditandatangani kepala sekolah. Adapun persyaratannya antara lain; warga negara Indonesia, merupakan siswa siswi tahun terakhir di SMA pada tahun ajaran 2019/2020.

Memiliki nilai kognitif yang tuntas (di atas kriteria ketuntasan minimal) pada rapor untuk semua mata pelajaran mulai semester satu hingga semester lima. Merupakan 25 persen siswa terbaik di kelas reguler, atau 50 persen siswa terbaik di kelas akselerasi pada semester satu hingga semester empat.

Baca juga:  Gubernur Sulteng Resmikan Empat Puskesmas dan Lima Pasar Rakyat di Bangkep

Kemudian ditambah dengan memiliki dokumen sebagai berikut; rapor semester satu hingga semester lima untuk reguler, atau sampai semester empat untuk siswa akselerasi. Surat rekomendasi dari kepala sekolah yang menyatakan bahwa calon tersebut merupakan siswa 25 persen terbaik di kelasnya untuk reguler atau 50 persen terbaik di kelasnya untuk siswa akselerasi.

Ditambah, surat keterangan tidak mampu dari kepala desa, sertifikat berprestasi dalam kejuaraan yang pernah diraih selama menempuh pendidikan tingkat SMA, maksimal tiga sertifikat. Serta memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran pada program yang dipilih.

Adapun fasilitas yang akan diberikan selama program beasiswa ini berlangsung antara lain; biaya pelaksanaan program pendidikan hingga lima tahun, termasuk biaya tahun pertama yang meliputi biaya pendaftaran, perlengkapan mahasiswa baru, biaya akses internet dan lainnya. Kedua, biaya penunjang pendidikan hingga lima tahun seperti biaya asrama atau kos, dan biaya hidup bulanan dengan perhitungan makan tiga kali sehari.

Selain itu, para peserta program beasiswa juga akan mendapatkan fasilitas tambahan berupa biaya perjalanan pulang ke rumah pertahun misalnya pada setiap libur lebaran atau keagamaan lain.

Baca juga:  Demo, Mahasiswa Bentrok dengan Satpol PP

Baca juga:

Adapun jurusan atau program studi yang telah disepakati bersama pihak UGM yaitu; Teknik Arsitektur, Teknik Perencanaan Wilayah Kota, Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Geodesi, Teknik Geologi, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Nuklir, Teknik Sipil, Teknik Teknologi Informasi, dan Teknik Biomedis.

Bagi para pelamar beasiswa program S1 ini akan diberikan dua pilihan pada saat melakukan pelamaran hingga tes yang akan dilakukan sepenuhnya oleh pihak UGM dan akan diumumkan pada tanggal 15 April 2020 melalui kepala sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan daerah Kabupaten Banggai.

“Beasiswa ini adalah salah satu bentuk kepedulian DSLNG terhadap peningkatan mutu pendidikan di Banggai melalui Program CSR. Namun kembali lagi, semua tergantung pada kemampuan para siswa mengikuti hasil seleksi yang ditentukan kelulusannya oleh pihak UGM. Semoga dengan program ini bisa memacu para pelajar di Banggai untuk lebih maju,” ujar Pandit.*

(van/ant)