Jadi Rujukan Nasional, RSUD Luwuk Siap Tangani Covid-19

oleh -472 views
Ilustrasi penanganan pasien COVID-19. [Sumber: Google]

SANGALU, Luwuk – Berkat fasilitas dan tenaga medis yang telah ada, rumah sakit umum daerah (RSUD) Luwuk yang kini dipimpin dr. Yusran Kasim, menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi pasien suspect virus Corona di Indonesia. Satu dari empat rumah sakit berstatus layak penanganan Covid 19, di Sulawesi Tengah.

Berhembusnya ketakutan masyarakat Indonesia, bahkan di kota Luwuk, terkait pengumuman yang dikeluarkan Presiden Jokowi, bahwa telah terdapat dua warga Indonesia yang positif Corona, Senin (2/3), langsung menyorot RSUD Luwuk.

Dimana sebelumnya, RSUD Luwuk baru saja menerima seorang WNA asal Francis, yang diduga terpapar virus mematikan asal Wuhan China itu. Meski dari hasil pemeriksaan tim medis, WNA itu dinyatakan negative Covid-19 dan hanya mengalami diare serta hipertensi, ketakutan warga masih besar. Benarkah RSUD Luwuk telah siap menangani virus Corona.

Baca juga:  Partai Gelora Indonesia Tancam Gas, Canangkan GS-20 dan Lengkapi Struktur

Baca juga:

Menjawab keraguan dan ketakutan masyarakat, dr Yusran Kasim selaku direktur RSUD Luwuk, menegaskan bahwa saat ini rumah sakit yang dipimpinnya itu, telah siap. Status RSUD Luwuk, sama dengan RSUD Undata Palu, RSUD Toli-toli, dan RSUD Morowali.

“RSUD Luwuk sudah siap menangani suspect virus corona. Kita telah memiliki fasilitas medis berupa ruang isolasi, serta tim medis spesialis. Termasuk vaksin untuk penderita nantinya,” ucapnya, kemarin.

Baca juga:  Rekomendasi DPRD : Honor Perawat Dibayarkan Tahun Ini

Pasien yang merupakan WNA asal Perancis usai melakukan uji laboratorium di RSUD Luwuk diantar petugas ke ruang isolasi, Minggu pagi (01/03). [SANGALU/ Steven Pontoh]
Untuk mengantisipasi penularan virus mematikan ini nantinya, dr Yusran Kasim juga menyatakan pihaknya telah menyiapkan banyak cairan pembunuh bakteri, menjaga segala kemungkinan.

Hanya saja, saat ini RSUD Luwuk masih memiliki satu kekurangan, yang dikatakan dr Yusran Kasim akan segera diadakan. Yakni kurangnya baju khsusu pengamanan bagi tim medis atau petugas perawatan.

“Bajunya seperti robot itu. Kita masih kekurangan,” tandasnya.

Petugas medis dengan perlengkapan khusus saat melaksanakan tugas di ruang isolasi RSUD Luwuk beberapa waktu lalu. [SANGALU/ Steven Pontoh]
Lebih jauh, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, dr Yusran Kasim menghimbau masyarakat untuk selalu hidup bersih dan sehat. Serta secara khusus, menghindari kontak dengan orang dari luar, utamanya yang berasal dari Negara-negara yang telah terpapar virus Corona. *

Baca juga:  11 Smelter di Sulteng Justru Rugikan Daerah

(jay)