Bupati Ungkap 1.824 Orang Dalam Risiko COVID-19 di Banggai

oleh -2.299 views
Bupati Banggai, Herwin Yatim saat mengikuti video conference bersama Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, Kamis (31/3). [SANGALU/ Kominfo Banggai]

SANGALU, Luwuk – Tim gugus tugas penanggulangan dan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) merilis hasil pendataan warga yang baru saja masuk di Kabupaten Banggai dengan risiko terpapar COVID-19 sebanyak seribuan orang.

Hasil pendataan tim gugus tugas dari tanggal per tanggal 16 – 31 Maret 2020 itu diketahui setelah Bupati Banggai Herwin Yatim mengikuti rapat online melalui video conference bersama Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan sejumlah bupati dan wali kota di Sulawesi Tengah, Selasa (31/3).

Dalam laporan situasi terkini, disampaikan Bupati Herwin bahwa sesuai update perkembangan penanganan COVID-19 per tanggal 31 Maret pukul 10.00 Wita, jumlah ODP di Banggai sebanyak 16 orang, seorang PDP, serta Orang Dalam Resiko (ODR) sebanyak 1.824 orang.

Baca juga:  Klinis Membaik, 7 PDP asal Masama Dipulangkan ke Rumah

Seluruh ODR ini telah berada di setiap wilayah kecamatan hingga desa/kelurahan masing-masing. Mereka diminta untuk melakukan isolasi lokal, tidak diperkenankan keluar serta dimonitor oleh camat, kapolsek bersama danramil di wilayah masing-masing.

Baca juga:

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola saat melakukan video conference bersama sejumlah bulati dan walikota se Sulawesi Tengah, Selasa (31/3). [SANGALU/ Kominfo Banggai]
Mendengar penjelasan Bupati Banggai Herwin Yatim, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola mengapresiasi langkah-langkah pemerintah Kabupaten Banggai. Mulai dari penanggulangan, pencegahan hingga inovasi menekan harga sembako yang mulai beringsut naik.

Baca juga:  Pancasila Sudah Final, FKUI Toili Raya Serukan Tolak RUU HIP

Pelayanan suplai beras dan kebutuhan pokok lainnya seperti minyak kelapa dan gula dengan mobile, menurut gubernur patut diapresiasi.

Kegiatan pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Perdagangan bekerjasama dengan Bulog Subdivre Luwuk ini menjadi salah satu yang disoroti gubernur sebagai langkah tepat menenangkan masyarakat.*

 

(van)