Bereskan Krisis Listrik, Bupati Banggai Temui PLN Sulutenggo

oleh -72 views
Bupati Banggai bertemu petinggi PLN Sulutenggo menuntut perbaikan listrik di daerah. (foto : SANGALU/IST)

SANGALU, Luwuk – Usai merampungkan Musrembang RKPD untuk 23 kecamatan, Bupati Banggai langsung bertolak ke Surabaya, Senin (9/3). Tujuan Bupati, menemui langsung petinggi PLN wilayah Sulutenggo, membahas permasalahan listrik yang selama ini tak kunjung beres di kabupaten Banggai.

“Iya. Hari ini saya berangkat menemui PLN wilayah Sulutenggo. Insha Allah, semoga ke depannya listrik lebih baik,” sebut Bupati, sebelum berangkat ke Manado.

Langkah bupati Banggai yang menemui langsung petinggi-petinggi PLN di wilayah Sulutenggo itu, merupakan wujud tanggung jawab dirinya sebagai pimpinan daerah. Yang selama ini, masyarakatnya telah dirugikan dengan kondisi krisis listrik.

Dimana selama ini, dengan kondisi krisis listrik akibat ketidakmampuan pihak PLN Luwuk menyiapkan solusi antisipasi, juga telah menyeret sejumlah pihak, mempertanyakan kredibilitas pimpinan pemerintah daerah.

Padahal, diakui juga oleh Bupati Banggai, jika Pemda Banggai pun telah mengambil langkah tegas dengan memberikan teguran kepada pihak PLN atas situasi ini. Bahkan bupati ikut mempertanyakan, mengapa krisis listrik masih terus terjadi, setelah PLN Luwuk sebelumnya telah menjamin stabilitas listrik, pasca mendatangkan mesin tambahan dari PLTD Kolaka.

“Saya sampaikan kepada pihak PLN, anda di tanggal 21 Desember 2019 melaporkan kepada kita semua di grup Pemda. Bahwa listrik di kabupaten Banggai kelebihan 1 MW. Kemudian belum 2 bulan, krisis listrik lagi. Ada apa ini?” Tandas Herwin, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  ODP Corona Terbanyak di Kabupaten Banggai ada di Batui

“Saya bilang sama kepala PLN, pak hati-hati jangan sampai kita kehilangan kesabaran. Rakyat kalau hilang kesabaran pak, hati-hati. Lihat contoh Pagimana, rakyat hilang kesabaran, kantor PLN dibakar,” sebut Bupati, dalam sebuah acara Musrembang, beberapa waktu lalu.

Sehingganya, dengan menemui langsung PLN Wilayah Sulutenggo, Bupati Banggai berharap akan ada perhatian terkait kondisi listrik di kabupaten Banggai. Agar masyarakat, tak lagi dirugikan dengan pemadaman listrik berlarut-larut.

HASIL MENGGEMBIRAKAN

Perjuangan Bupati Banggai Ir H Herwin Yatim MM menemui PLN wilayah Sulutenggo, akhirnya menghasilkan kabar menggembirakan. Melalui rilis Prokopim Banggai, bersumber dari ketua BTB Dino Gobel, dijelaskan bahwa terkait penyelesaian krisis listrik di kabupaten Banggai bersama PLN wilayah Sulutenggo, telah ada.

Senin (9/3) sore, di kantor Pembangkit Jawa Bali (PJB) di Surabaya, Bupati yang didampingi ketua DPRD Banggai Suprapto, serta Dino Gobel, ketua BTB yang ikut memfasilitasi pertemuan itu, perjuangan untuk masalah listrik ini diterima langsung GM PLN Sulutenggo, Christyono.

“Masalah pemadaman listrik di daerah saya sudah sangat  memprihatinkan. Kasian masyarakat ku,” kata Bupati di awal pertemuan saat itu.

Dengan ekspresi serius dan nada tegas, Bupati pun menagih janji PLN yang pada Oktober 2019 lalu, yang pernah mengatakan bahwa krisis listrik di Kabupaten Banggai sudah akan teratasi pasca dihadirkannya 3 mesin baru dari Kendari di akhir tahun 2019.

Baca juga:  Soal LPj KNPI, Komisi III DPRD Banggai Siap Rekomendasikan ke Penegak Hukum

“Bahkan dari kebutuhan konsumsi listrik yang ada, PLN mengatakan Kabupaten Banggai akan kelebihan pasokan listrik. Tapi nyatanya mana? Listrik nya tetap padam,” tegas Bupati dengan nada tinggi.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Suprapto.

“Masyarakat kami sangat dirugikan dengan pemadaman ini. Banyak peralatan rusak,” kata Suprapto.

Menanggapi pernyataan Bupati dan Ketua DPRD, terlihat GM PLN Christyono berulangkali manggut-manggut. Dirinyapn kemudian berulangkali mengatakan, bahwa pihaknya paham dengan kondisi ini.

“Tapi kami terus melakukan perbaikan dan solusi secepatnya,” kata Christyono berulangkali.

Hampir dua jam pertemuan berlangsung, perjuangan Bupati membuahkan hasil menggembirakan. Terbukti, usai mendengar berbagai pernyataan Bupati, Christyono kemudian menyatakan bahwa sejumlah solusi jitu sedang dilakukan pihaknya.

Christyono yang saat itu didampingi Senior Manager Suplay PLN Sulutenggo, Diksi, mengatakan bahwa langkah pertama telah dilakukan. Dengan menghadirkan tiga mesin baru untuk menutupi kebutuhan listrik di Luwuk.

“Tiga mesin itu sudah mulai beroperasi hari ini,” kata Christ, sapaan akrab Pimpinan PLN yang memuji pertumbuhan cepat investasi di kabupaten Banggai.

Selain itu, lanjutnya, PLN juga melakukan pemeliharaan mesin untuk suplay Toili, yang  sudah akan selesai. Dipastikan pekan kedua Maret ini, suplai mesin untuk Toili yang sempat masuk masa pemeliharaan dan menjadi salah satu masalah pemadaman akan aktif kembali.

Baca juga:  Bertandang ke Sekret Nasdem, Amir Tamoreka 'Dicueki'

Selain itu, kata Christyono, pihaknya sudah menempatkan mesin tambahan baru di Boalemo. Mesin ini nanti akan mengcover wilayah Boalemo dan sekitarnya.

“Sedangkan dua mesin pembangkit tenaga mikro hydro di Lambangan dan Hanga Hanga, yang sempat alami krisis air dan sulit menyuplai, syukurlah sudah mulai normal seiring dengan mulai turunnya hujan di Luwuk,” katanya.

Yang menarik, menanggapi harapan Bupati agar persoalan listrik di kabupaten Banggai bisa teratasi secara menyeluruh, Christyono mengatakan kalau PLN saat ini sedang menyiapkan penyewaan mesin berdaya 25 mw untuk mengcover kebutuhan.

“Mengapa harus ada mesin besar? Ini dikarenakan konsumsi listrik di Luwuk sangat tinggi. Pasti dengan suplai yang ada tak akan cukup. Makanya perlu diadakan mesin baru dengan daya 25 mw itu,” kata Christyono.

Kapan mesin tersebut dihadirkan? Dengan meyakinkan dia mengatakan kalau saat ini proses penjajakan  penyewaan sedang dilakukan di pusat. Sebelum Lebaran, hal ini tuntas.

Di akhir pertemuan, Christyono mengatakan komitmennya akan menjadikan Kabupaten Banggai sebagai wilayah prioritas pelahanan kelistrikan. *

(jay)