Antisipasi COVID-19, Bupati Banggai liburkan sekolah selama dua pekan

oleh -178 views
Bupati Banggai Herwin Yatim saat menyapa sejumlah siswa sekolah dasar saat penyambutan dirinya pada pembukaan pelaksanaan TMMD di Desa Samalore, Kecamatan Toili, Senin (16/3/2020). [SANGALU/ Steven Pontoh]

SANGALU, Luwuk – Meskipun belum ada warga yang dinyatakan positif Corona (COVID-19), namun pemerintah Kabupaten Banggai mengambil langkah cepat penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus mematikan itu, dengan meliburkan siswa sekolah untuk dua pekan ke depan.

Bupati Banggai, Herwin Yatim mengungkapkan keputusan tersebut diambil merujuk kepada instruksi pemerintah pusat terkait pencegahan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Banggai. Ia mengaku meskipun saat ini belum ada satupun warganya yang terdeteksi positif COVID-19, namun keputusan untuk mengurangi interaksi sosial mulai disampaikan ke masyarakat.

“Kami sudah membuat surat edaran untuk meliburkan sekolah selama dua minggu ke depan. Demikian pula dengan ketahanan pangan, kami mulai melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik,” terangnya, Senin (16/3).

Terkait ketahanan pangan, menurut Herwin, pihaknya akan memantau ketersediaan sembako di pasaran dan berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk selalu menyediakan kebutuhan pokoknya dengan baik. Terutama terhadap sejumlah bahan pangan utama seperti beras dan kebutuhan akan rempah-rempah.

Baca juga:  GENETIKA KEPEMIMPINAN AMIRUDDIN TAMOREKA

“Ketahanan pangan itu penting karena ketika kita mengisolasi diri, maka ini penting disiapkan masyarakat. Pejabat-pejabat daerah juga kami larang, tidak boleh kemana-mana, dan tetap fokus melakukan sosialisasi penguatan di tengah masyarakat,” ungkapnya

Baca juga:

Walaupun pemerintah daerah telah memutuskan untuk meliburkan sekolah-sekolah tapi keputusan itu belum berlaku bagi seluruh ASN yang ada di Kabupaten Banggai. Bupati Herwin mengungkapkan seluruh ASN diharapkan tetap bekerja sebagaimana mestinya, namun tetap mengurangi interaksi sosial. Termasuk meniadakan apel pagi dan sore.

“Untuk ASN tetap bekerja sebagaimana mestinya tetapi fokus kerjanya lebih ke lingkungan masyarakat untuk memberikan penguatan terkait bagaimana pencegahan dalam menghadapi mewabahnya virus corona ini,” kata Herwin.

Baca juga:  IRT di Karaton Terciduk Bawa Cap Tikus

Terkait pencegahan di pintu masuk Kabupaten Banggai, Bupati Herwin mengungkapkan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Imigrasi, untuk melakukan pengawasan terhadap warga negara asing yang keluar masuk di Kabupaten Banggai.

“Apakah itu investor atau lainnya, termasuk dari mana asalnya, maka semua harus punya data yang jelas,” terangnya.

Sementara itu, untuk belasan warga Kabupaten Banggai yang saat ini tengah menjalani tour wisata ke Bangkok, Thailand, Bupati Herwin mengatakan akan tetap menerapkan standar pencegahan sesuai aturan yang ditetapkan oleh WHO dan Kementerian Kesehatan RI. Dimana, sekembalinya mereka ke Kabupaten Banggai akan tetap menjalani fase pemantauan dengan ketat.

Baca juga:  Bupati Banggai Buka Forum Sinkronisasi Penyesuaian Tema RKPD

“Kita akan lakukan pemantauan ketat terhadap mereka,” pungkasnya.

Ia menjelaskan saat ini forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Banggai bersama-sama melaksanakan langkah pencegahan penyebaran virus COVID-19 dengan cara memberikan penguatan kepada masyarakat.

“Meskipun kita belum pada posisi lockdown, tapi sebagai pemerintah terpenting kita tidak boleh panik. Tetap turun ke masyarakat untuk melakukan aksi-aksi penguatan untuk memberi kepercayaan kepada masyarakat agar tetap produktif menghadapi situasi ini,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa selain pencegahan, pembenahan fasilitas kesehatan juga telah dilakukan pemerintah melalui peran Dinas Kesehatan dan management Rumah Sakit Umum Daerah terkait fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan dan penanggulangan COVID-19. “Untuk rumah sakit dan petugas medis kita sudah siap,” tutupnya.*

(van)