Amir Tamoreka: Yang Jadi Bupati Sudah Ditentukan Allah SWT

oleh -416 views
Calon bupati Banggai, Amirudin Tamoreka berpose bersama sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama usai kegiatan Tabligh Akbar, pekan kemarin. [SANGALU/ Ist]

“Kalau bapak ibu pilih saya, bebas bergaul dengan siapa saja. Tidak ada larangan. Tidak ada musuh, tidak ada lawan, kita semua bersaudara,” 

 

SANGALU, Toili – Bakal calon bupati Banggai H. Amirudin Tamoreka memberikan pencerahan politik kepada masyarakat Kabupaten Banggai saat menghadiri momentum Tabligh Akbar di Desa Gori-gori, Kecamatan Batui Selatan dan Desa Singkoyo, Kecamatan Toili, pekan kemarin.

Pria yang kini dikenal dengan singkatan nama AT ini menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat agar tetap menghargai perbedaan pilihan politik menghadapi Pilkada Banggai 2020. Ia berharap masyarakat tidak terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan kandidat yang akan bertarung pada momentum pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.

Dihadapan ribuan tamu undangan, AT menyatakan agar masyarakat Kabupaten Banggai tidak saling bermusuhan, gontok-gontokan, mencela apalagi menghina.

Baca juga:  Kecolongan, 19 Nakes BRSUD Luwuk Kontak Langsung dengan Pasien Covid-19

“Kenapa? Karena kita sama ciptaan Allah SWT. Persoalan siapa yang jadi bupati Banggai dengan tidak, itu semua sudah ditentukan oleh Allah SWT,” ungkapnya disambut aplause ribuan jamaah yang hadir.

Baca juga:

Ribuan jamaah hadiri tabligh akbar yang disponsori calon bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, pekan kemarin. [SANGALU/ Ist]
Pilkada, kata AT, merupakan pesta demokrasi. Untuk itu, semua warga harus menyepakati bahwa pesta sejatinya penuh kegembiraan. Bukan permusuhan.

“Jadi jangan repot-repot. Kita santai-santai saja. Kita bergaul dengan baik,” kata pengusaha sukses asal Kecamatan Moilong ini.

AT mengaku, akhir-akhir ini beberapa perubahan mulai terlihat dari sejumlah kawannya yang berprofesi sebagai kepala desa maupun ASN. Mereka terkesan menjauhi AT, bahkan hubungan silaturahmi kekeluargaan nyaris hilang.

Baca juga:  'Nyebrang' Jalan, Balita 3 Tahun Patah Tulang Paha Ditabrak Motor

“Apalagi mau berfoto dengan Haji Amir, pasti mereka lari,” pungkasnya.

Padahal, menurut AT, banyak temannya berprofesi sebagai ASN. Namun, saat dirinya menyatakan maju bertarung di Pilkada Banggai, temannya tak mau lagi berteman. Ada begitu banyak keluarga ASN, hampir pupus hubungan kekeluargaannya hanya karena takut kehilangan jabatan.

“Padahal jabatan dan rezeki itu bukan ditentukan oleh pejabat bupati, tetapi ditentukan oleh Allah SWT,” ungkapnya disambut tepuk tangan jemaah tabligh akbar yang tauziahnya diisi oleh ustaz muda dari Jakarta, Syamsuddin Nur Makka.

Meski begitu, Ia percaya kawan-kawannya tetap akan mendukungnya saat maju nanti. Oleh karena itu, Ia tetap menjaga silaturahmi. AT mengaku jika nanti Ia diberi kesempatan menjadi bupati Banggai, maka Ia tidak akan mengintervensi hak politik setiap warga, termasuk para ASN dan kepala desa.

Baca juga:  Hindari Transmisi Lokal, SBSI Desak PT PAU 'Shutdown'

“Kalau bapak ibu pilih saya, bebas bergaul dengan siapa saja. Tidak ada larangan. Tidak ada musuh, tidak ada lawan, kita semua bersaudara,” tutupnya.

Sementara itu, penginisiasi kegiatan yakni Ketua MUI Toili yang juga mengaku sebagai salah satu pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Toili, Nang Turnadi mengatakan sangat berterima kasih kepada Amirudin Tamoreka atas segala dukungannya sehingga kegiatan itu berlangsung sukses dan meriah.

Nang berharap masyarakat yang hadir dapat melihat dan mendengar apa yang telah disampaikan Ustaz Syamsuddin Nur Makka. Dengan begitu, setiap masyarakat dapat menjalankan roda kehidupannya sesuai ajaran agama.*

 

(van)