52 Orang Ikut Pelatihan Potensi SAR ‘Water Rescue’ di Parimo

oleh -97 views
Antusiasme peserta pelatihan pertolongan di air saat praktek lapangan oleh instruktur dari Basarnas Palu di Parimo, Kamis (5/3/2020). [SANGALU/ Basarnas Palu]

SANGALU, Parimo – Setelah melaksanakan pelatihan Potensi SAR pertolongan di air (water rescue) selama 7 hari yang pelaksanaanya pada tanggal 28 Februari sampai 5 Maret 2020 di Parigi Moutong (Parimo), pelatihan tersebut ditutup pada Kamis sore (5/3) pukul 16.00 wita oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Basrano.

Dalam sambutannya, Basrano mengatakan sebanyak 52 orang potensi pencarian dan pertolongan telah mengikuti pelatihan pertolongan di air.

Saya berharap ilmu yang telah diberikan oleh instrukrur selama 7 hari ini bisa diterima dengan baik, sehingga nantinya setelah kembali ke instansi atau organisasinya bisa diaplikasikan.

Baca juga:  Ketika Kampung Terpencil Memikat Pengunjung dengan Warna

Basrano juga menjelaskan tujuan pelatihan ini juga agar terciptanya tenaga-tenaga berpotensi SAR dengan kualifikasi water rescue.

“Dengan pelatihan ini, suatu hari tenaga mereka dapat kita libatkan dalam penyelenggaraan operasi SAR,” terangnya.

Adapun materi-materi yang telah diberikan selama pelatihan berlangsung yaitu materi MFR (medical first responder), RJP (resusitasi Jantung Paru), metode pertolongan di perairan, PFD (personal floating device), akses dan pertolongan (pengetahuan perahu karet), olah gerak dayung dan motor tempel.

Baca juga:  Legislator Banggai Sumbangkan Rp700 juta untuk Tangani COVID-19

Baca juga: 

Sebelum kegiatan diakhiri, pelatihan potensi juga dilaksanakan simulasi sebagai salah satu cara mengukur seberapa jauh pemahaman peserta akan materi yang telah diberikan selama 7 hari tersebut.

Peserta pelatihan juga akan diberikan sertifikat sebagai tanda mereka telah mengikuti pelatihan potensi pencarian dan pertolongan.*

 

(sar)