LSPI: Pilkada Banggai Head to Head? AT Kandidat Kuat Penantang HY

oleh -184 views

SANGALU, Luwuk – Meski banyak kalangan menyebut bahwa Pilkada Banggai 2020 kemungkinan besar akan diikuti oleh 3 (tiga) pasangan calon, namun belakangan mulai muncul prediksi baru yakni pertarungan head to head, atau hanya menghadirkan dua paslon.

Pandangan itu dikemukakan oleh Peneliti dari Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI), Rachmayanti Kusumaningtyas.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan LSPI, yang dimulai dari tanggal 17 Februari 2020 sampai dengan tanggal 23 Februari 2020, elektabilitas kandidat kategori Top of Mind calon Bupati Banggai 2020, adalah Herwin Yatim (HY) dengan persentase 31,4 %, kemudian disusul Amiruddin Tamoreka (AT) 18,3 %, lalu Mustar Labolo 9,8 %.

Baca juga:  10 Ribu Peserta, Jalan Santai Bersama AT akan Dibuka Tomundo Banggai

Selain ketiga nama tersebut, Top of Mind Calon Bupati Banggai masih terdapat nama Ma’mun Amir dengan persentase 5,4 %, kemudian Samsulbahri Mang 5,1% dan Sri Indraningsih Lalusu 2,9 %.

Selain Top of Mind, Elektabilitas kandidat secara tertutup juga menempatkan nama HY dengan persentase 34,4 %, disusul AT 19,1 % dan Mustar Labolo 10,7 %. Sementara nama lain selain tiga kandidat tersebut masih di bawah angka 10 %.

Dijelaskan Rachmayanti Kusumaningtyas, pihaknya melakukan survei dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 4,8 % dan tingkat kepercayaan 95 %.

“Survei ini dilakukan dalam bentuk kuisioner dengan pertanyaan tertutup dan terbuka dengan 440 responden berusia 17 tahun lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan,” kata Rachma, dalam rillisnya, Kamis (27/02).

Selain itu, Rachma juga menjelaskan, jika melihat persentase hasil survei elektabilitas Top of Mind tersebut, diprediksi Pilkada Banggai 2020 bakal menjadi pertarungan sengit antara AT dan HY sebagai petahana, karena keduanya merupakan kandidat potensial dari sisi elektabilitasnya.

Baca juga:  Lilis Megasari, Ibu Muda yang Jadi Bandar Sabu

“Sangat sulit untuk Pilkada Banggai dengan pertarungan tiga kandidat, karena elektabilitas petahana dengan penantang tidak terlalu jauh. Belum lagi dengan sejumlah nama kandidat yang persentasenya di bawah 10 %, dan undecided voter 19,6 %,” jelas Rachma.

Rachma menambahkan, peluang AT untuk menang sangat terbuka jika terjadi head to head. Menurutnya, politik hari ini untuk para penantang dengan elektabilitas yang bagus akan mempunyai nilai tawar yang kuat tersendiri, maka sangat disayangkan dan jadi tanda tanya besar mengapa elektabilitas petahana terlihat stagnan. Menurut Rachma, semestinya (elektabilitas HY) sudah di angka 40 % lebih.

Baca juga:  Bupati: Kemungkinan Presiden Masuk Kota Luwuk itu Ada

“Pilkada memang masih beberapa bulan lagi, semua kondisi masih dinamis. Namun jika tren penantang semakin menanjak, maka petahana akan terancam dan harus bersiap-siap melakukan langkah dan strategi khusus,” demikian Rachmayanti Kusumanigtyas.*

 

(uby)