Patah Kemudi, Basarnas Selamatkan Dua Awak KM Sinar Galesong

oleh -95 views
Personil Basarnas Palu, Pos SAR Luwuk saat menyelamatkan dua awak KM Sinar Galesong di Perairan Banggai, Minggu (19/1/2020). [SANGALU/ Basarnas]

SANGALU, Bualemo – Kecelakaan pelayaran kembali terjadi di wilayah perairan Kabupaten Banggai. Kali ini, sebuah kapal berkapasitas 8 grass ton, terombang-ambing di perairan antara wilayah Gorontalo dan perairan Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai.

Berdasarkan laporan radio yang diterima Basarnas Palu, kapal bernama KM Sinar Galesong mengalami patah kemudi. Tim penyelamat dengan menggunakan KN SAR Bhisma, akhirnya berhasil melakukan penyelamatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Basrano, mengungkapkan bahwa KM Sinar Galesong, dengan muatan mesin bor dari pelabuhan Tilamuta (Gorontalo) menuju Pelabuhan Bualemo, Kabupaten Banggai.

Baca juga:  Selama Pandemi COVID-19 Mewabah, Dinkes Catat 6.869 ODR Masuk Banggai

Namun di tengah perjalanan, kapal yang ditumpangi dua orang ini, mengalami kendala. Kedua orang tersebut yakni Hardi (60) sebagai nahkoda dan Iki (20) sebagai awak kapal.

Insiden ini dikabarkan terjadi pukul 05.50 Wita, namun baru diterima informasinya oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, pukul 10.47 Wita.

“Menerima informasi itu, tim penyelamat telah dikoordinasi untuk turun mencari KM Sinar Galesong dengan menggunakan KN SAR Bhisma,” ungkap Basrano, Minggu.

Saat kejadian, Kapal Sinar Galesong GT 8 berada pada titik koordinat 0°50’56.09″S-123°32’4.61″T heding 82,48° dengan jarak kurang lebih 55 mil laut dari pelabuhan Luwuk.

Selain tim, rescue Pos SAR Luwuk yang berjumlah 14 orang juga turut serta seorang TNI AL. Estimasi waktu, tim penyelamat yang berjumlah 15 orang berangkat dari Pelabuhan Luwuk akan tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 Wita.

Baca juga:  Demo, Agenda Pertama KNPI Banggai

Hingga akhirnya pukul 16.50 Wita, KN SAR Bhisma berhasil tiba di lokasi dan mengevakuasi kapal beserta 2 penumpang yang selamat. Kapal ini kemudian ditarik menuju Pulau Dua, dengan jarak 8,25 Nm, Eta 0119 1900 H, untuk dilakukan perbaikan.

“Pergeserannya dari lokasi awal, ke arah utara sejauh 4 mil. Saat ini kapal dan dua penumpangnya telah berhasil diselamatkan,” tutup Basrano.*

(van)