Mengenal Beragam Ikan Endemik Perairan Sungai di Kabupaten Banggai

oleh -740 views
Salah satu ikan endemik perairan sungai di Sulawesi jenis 'Lentipes mekonggaensis' juga di temukan di perairan Sungai Koyoan. [SANGALU/ Abdul Gani]

SANGALU, Luwuk – Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di wilayah tropis dengan biodiversitas spesies flora dan fauna yang cukup tinggi, terutama untuk spesies ikhtiofauna. Menjadi negara yang memiliki banyak gugusan pulau disepanjang nusantara, menjadikan Indonesia sebagai wilayah yang memiliki spesies ikhtiofauna dengan kepadatan spesies yang tinggi.

Oleh: Abdul Gani, S.Pi., M.P., Dosen Fakultas Perikanan Unismuh Luwuk

Dawam (BEM_Faperik), Erwin Wuniarto (Faperik_UML), Mr. Hirozumi Kobayashi (Ryukyus University Okinawa, Japan), Bpk. Basri Sono (Ketua BPH UML), Abdul Gani (Faperik_UML), Rian (Faperik_UML) dan Ikbal (BEM_Faperik). [SANGALU/ Ist]
SALAH satu wilayah di Indonesia yang menjadi tempat bagi ikan-ikan endemik yaitu Pulau Sulawesi. Kottelat (1990) mencatat sebanyak 62 spesies jenis ikan air tawar ditemukan di Pulau Sulawesi dan 52 diantaranya merupakan spesies endemic.

Kabupaten Banggai merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak sungai. Oleh karena itu, ibu kotanya, Luwuk dikenal dengan tagline ‘Kota Berair’. Tagline itu sangat pas, karena di sepanjang wilayahnya dipenuhi oleh aliran sungai yang cukup banyak dan tentunya dihuni oleh berbagai macam spesies ikhtiofauna, khususnya dari kelompok ikan goby.

Ikan Goby adalah kelompok ikan yang bersifat ampidromous yaitu, kelompok ikan dimana pada saat dewasa/bertelur di perairan tawar/sungai dan telurnya akan hanyut terbawa arus ke laut/muara dan kemudian menetas. Lalu, larva-larva ikan tersebut akan berenang menuju sungai. Larva-larva ikan tersebut di setiap daerah banyak sebutannya. Untuk daerah Luwuk dan sekitarnya larva ini disebut “Nike”.

Baca juga:  Senyum Bahagia Nenek 80 Tahun, usai Bedah Rumah Dilakukan Polsek Batui

Ikan goby memiliki potensi yang cukup besar, khususnya di sektor perikanan. Sebab tidak hanya dijadikan sebagai ikan konsumsi, namun ikan goby juga memiliki potensi sebagai ikan hias karena memiliki bentuk dan warna yang cukup menarik sebagai salah satu indikator untuk dijadikan sebagai ikan hias.

Keanekargaman jenis ikan Goby di perairan sungai di Luwuk dan Kabupaten Banggai sangat menarik dan memikat para peneliti-peneliti baik dari dalam negeri, hingga luar negeri. Selama tahun 2019 ada beberapa peneliti dari luar negeri yang datang melakukan riset di Luwuk terkait keanekaragaman jenis Ikan Goby tersebut.

Salah satunya peneliti sekaligus direktur dari Lembaga Institut De Recherche Pour Le Developpment (IRD) Prancis yaitu, Mr. Nicolas Hubert dan kawan-kawan yang melakukan riset terkait distribusi ikan Goby tersebut pada bulan Juli 2019.

Setelah itu, pada bulan Agustus peneliti dari Jepang (Ryukyus University Okinawa, Japan), Mr. Hirozumi Kobayashi melakukan riset terkait jenis-jenis Goby yang terdapat di perairan sungai Kabupaten Banggai.

Baca juga:  DSLNG Peduli Kembali Salurkan Sembako dan Alat Kesehatan

Eksplorasi tentang keanekaragaman jenis ikan Goby di Perairan sungai Kabupaten Banggai sejatinya telah dilakukan sebelum datangnya para peneliti. Eksplorasi tersebut dilakukan di dua sungai berbeda yaitu; Sungai Koyoan dan Sungai Biak.

Adilo (KPA IGUANA), Mr. Frederick (IRD_Prancis), Erwin Wuniarto (Faperik_UML), Mr. Nicolas Hubert (IRD_Prancis) dan Abdul Gani (Faperik_UML). [SANGALU/ Ist]
Adapun hasil dari eksplorasi tersebut dipresentasikan dalam Simposium Nasional yang diadakan oleh fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin Makassar, dan telah terpublikasi di Jurnal Spermonde dengan judul tulisan ‘Identifikasi Jenis ikan Goby Air tawar Yang Terdapat Di Sungai Koyoan dan Sungai Biak, Luwuk banggai, Sulawesi Tengah’ oleh Tim Penulis Abdul Gani dan Kawan-kawan.

Adapun jenis-jenis yang didapatkan antara lain; di Sungai Biak sebanyak 10 jenis yang terdiri atas 7 genus yaitu, genus Sicyopterus, Stiphodon, Schismatogobius, Awaous, Stenogobius, Eleotris, dan Belobranchus. Sedangkan dari Sungai Koyoan terdapat sebanyak 8 jenis dari 4 genus yaitu genus Sicyopterus, Sicyopus, Stiphodon,dan Lentipes.

Jenis ikan-ikan Goby yang didapatkan sangat beragam. Bahkan ada salah satu jenis ikan Goby yang menjadi endemic perairan sungai di Sulawesi. Jenis tersebut pertama kali ditemukan di pegunungan Mekongga pada Sungai Tepasa, Propinsi Sulawesi Tenggara, oleh peneliti dari Prancis dan LIPI yaitu; Philip Keith dan Reny K. Hadiaty (2014). Hasil penelitian mereka itu kemudian menjadi pelaporan pertama jenis ikan endemik khas perairan sungai di Sulawesi. Jenis tersebut yaitu Lentipes mekonggaensis.

Ternyata, jenis ikan Lentipes mekonggaensis, juga terdapat di beberapa sungai di Kabupaten Banggai, salah satunya di Sungai Koyoan, Kecamatan Nambo.

Baca juga:  Si Jago Merah Beraksi, Rumah Kontrakan Ludes

Keanekaragaman jenis ikan Goby yang terdapat di perairan sungai Kabupaten Banggai sangat banyak dan menjadi komoditas ikan hias, karena memiliki warna yang sangat beragam dan menarik. Hal ini yang menjadi daya tarik bagi para peneliti dan bahkan hobies untuk mengoleksi ikan-ikan Goby tersebut.

Melihat potensi itu, maka perlu pengelolaan dalam hal menjaga kelesterian ikan-ikan tersebut di perairan sungai, dengan tidak melakukan introduksi ikan-ikan yang bersifat invasive dan predator ke perairan sungai. Ikan-ikan Goby tersebut merupakan ikan asli dari perairan sungai yang ada di Kabupaten Banggai.

Pengetahuan dan informasi terkait ikan-ikan Goby tersebut di kalangan masyarakat masih sangat minim. Untuk itu, diharapkan dari tulisan-tulisan dan penelitian yang dilakukan terkait jenis ikan ini, masyarakat bisa mengetahui jenis-jenis ikan Goby dan bersinergi menjaga kelestariannya.*