Jelang Peresmian, Tempat Wisata Pancing Palatian Bersih

oleh -249 views

SANGALU, Bualemo – Sejumlah perangkat desa dari beberapa desa di Kecamatan Bualemo di kerahkan ke Desa Nipa Kalemoan. Mereka dikumpul untuk melaksanakan Pinasa di tempat wisata Pemancingan Palatian, Jumat (9/1/2020).

Tempat wisata pemancingan palatian sendiri adalah hasil program inovasi desa setempat pada tahun anggaran 2019 lalu. Dan pada tanggal 16 Januari 2020 ini tempat itu akan di resmikan bapak bupati banggai.

Disamping meresmikan tempat wisata pemancingan palatian, agenda bapak bupati di tempat ini akan mengukuhkan juga anggota BPD yang baru dari 15 desa di kecamatan Bualemo.

Baca juga:  Bentuk Sinergitas TNI-Polri, Benahi Rumah Korban Banjir di Balantak

Ketua Forum Kepala Desa se Kecamatan Bualemo Rustam Mali, di lokasi membenarkan hal itu.

“Iya tempat ini sudah mau diresmikan, makanya kita kerja bakti di sini. Pak bupati yang hadir langsung untuk meresmikan. Di sini, pak bupati juga akan melantik para anggota BPD,” katanya.

Soal pelibatan perangkat desa dari beberapa desa di sekitar Desa Nipa Kalemoan, lanjut Rustam, sudah menjadi tradisi di Kecamatan Bualemo. Dimana jika desa tetangga melaksanakan kegiatan, apalagi kegiatan itu dihadiri bapak bupati, desa lainnya pasti akan ikut berpartisipasi.

Baca juga:  16 Januari, Pelantikan BPD dari 15 Desa di Bualemo

“Untuk kebersamaan, dan ini berlaku untuk semua desa,” jelasnya.

WISATA DESA: Lokasi tempat pelantikan BPD se Kecamatan Bualemo telah dibersihkan, Jumat (10/1/2020). [SANGALU/ Nawir]
Sementara itu, Kades Nipa Kalemoa, I Gusti Ngurah Putujanji, dalam kesempatan yang sama menyampaikan trimakasihnya atas partisipasi dari beberapa desa di Kecamatan Bualemo. Ia berharap kebersamaan semacam itu penting untuk terus dibina ke depannya.

“Kalau kita bersatu pekerjaan yang berat pasti terasa lebih ringgan,” ungkapnya.

Dikatakan, tempat wisata memancing Palatian akan dijadikan icon Desa Nipa Kalemoan. Karena itu, ke depan pengembangan tempat wisata tersebut akan ditingkatkannya lagi.

Baca juga:  Alat Kelengkapan Dewan Terbentuk, Putu Gumi Jabat Ketua BK

“Tahun anggaran 2019 lalu baru kita kucurkan dana untuk pengembangan tempat wisata ini kurang lebih Rp270 juta. Tidak heran fasilitasnya masih serba terbatas, masih perlu pengembangan lagi,” terangnya.

Amatan media ini, lokasi pemancingan palatian memang sangat strategis dan sangat layak untuk dijadikan obyek wisata. Lokasinya persis di hutan mangrove yang ada di pesisir pantai, tapi air di tempat ini lebih ke rawah/danau – payau.*

 

(wir)