Desa Sampaka Bentuk Pokja DBD

oleh -32 views
POKJA DBD: Pemdes Sampaka dan Puskesmas Bualemo saat rembuk pembentukan Pokja DBD, pekan lalu. [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Bualemo – memasuki musim penghujan seperti sekrang ini, berbagai penyakit mudah saja menyerang warga, sebut saja diantaranya wabah penyakit demam berdarah (DBD).

Untuk mengantisipasi masalah itu, pemerintah desa sampaka telah mengambil kiat, yakni membentuk pokja DBD. Kegiatan ini sendiri diinisiasi UPTD Puskesmas Bualemo untuk semua desa di wilayah kerjanya.

Dari pokja ini, di harapkan wabah DBD bisa di tangkal sejak dini. Dimana salah satu tugasnya nanti akan memantau jentik nyamuk ke rumah- rumah warga.

Baca juga:  Satu Dokter di RSUD Luwuk Positif Covid-19

“Ia kita sudah bentuk pokjanya, karena memasuki musim penghujan seperti sekarang ini, penyakit ada saja yang menyerang warga, bisa malaria atau DBD,” kata kades sampaka Munawir Kunjae, Minggu (12/1).

Menurut Nawir, sapaan akrabnya, pokja ini sifatnya koordinativ, baik kepada masyarakat langsung maupun dengan pihak terkait. Tujuannya, agar kedepan masyarakat desa sampaka tidak ada lagi yang terserang DBD, seperti pada tahun- tahun sebelumnya.

“Karena itu semua elemen masyarakat kita akan libatkan, terutama para kepala dusun, LKMD, kader kesehatan di desa dan sebagainya,” katanya.

Baca juga:  Antisipasi COVID-19, Bupati Imbau Perusahaan Hentikan Kegiatan Usaha

Dalam kesempatan yang sama kepala UPTD puskesmas Bualemo Betty Labongkeng, SKM, MKes, menyambut baik respon cepat pemerintah desa sampaka. Ia berharap desa lainnya di wilayah kerjanya agar dapat dengan segera juga membentuk pokja yang sama.

“Semua desa kita sudah imbau, yang lain nanti menyusul membentuk pokja DBD,” katanya.

Lebih lanjut Betty, menyampaikan wabah DBD sangat berbahaya. Karena, pasien yang terserang DBD bila tak segera ditangani dengan baik, bisa menyebabkan kematian. Sudah begitu virusnya juga mudah menular.

Baca juga:  Maleo Centre DSLNG Ciptakan Sejarah, Berhasil Tetaskan Telur F1

“Tentu saja ini kita tidak inginkan bersama, makanya baiknya kita sudah mencegah sejak awal,” tandasnya.*

 

(nk)