Bupati Resmikan Pasar Rakyat Swadaya Gori-gori

oleh -517 views
DISAMBUT ASN: Bupati Banggai Herwin Yatim dan rombongan saat tiba di Pasar Gori-gori dengan sambutan para ASN, Senin (6/1/2020). [SANGALU/ Humas Pemda]

SANGALU, Luwuk – Pembangunan Pasar Swadaya Gori-gori di Kecamatan Batui Selatan akhirnya rampung. Kepala Dinas Koperasi, Ernaeni Mustatim mengungkapkan pembangunan pasar itu bersumber dari dana tugas bantuan APBN yang dikucurkan oleh Kementerian Koperasi RI, melalui program Revitalisasi Pasar Rakyat.

“Kegiatan ini adalah berkat tangan manis dan rekomendasi dari bapak Bupati Banggai sehingga Kementerian Koperasi RI dapat mengucurkan anggarannya ke Kecamatan Batui Selatan, khususnya Pasar Gori Gori,” kata Erni, Senin (6/1/2020).

Ia menyebut bahwa kepedulian bupati dan wakil bupati atas upaya menciptakan iklim usaha yang kondusif serta mengaktualisasikan komitmen demi kemajuan dan kemandirian usaha mikro patut diapresiasi.

Baca juga:  Antisipasi COVID-19, Bupati Imbau Perusahaan Hentikan Kegiatan Usaha

Sementara itu, Bupati Banggai Herwin Yatim menyampaikan bahwa ada kebahagian pemerintah ketika melihat suatu pembangunan dapat dimanfaatkan sebaik baiknya dan berguna oleh masyarakat khususnya pada usaha mikro.

Pasar Gori-gori dalam mewujudkan pembangunannya tentu butuh perjuangan yang tidak mudah, bagaimana pemerintah daerah meyakinkan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Koperasi untuk mengalokasikan programnya di Kabupaten Banggai.

“Alhamdulillah, dari 540 kabupaten/kota se Indonesia, Kabupaten Banggai menjadi salah satu yang dipercayakan sehingga pembangunan pasar rakyat ini bisa terealisasi,” ungkap Bupati Herwin.

Baca juga:  Raih Rekomendasi PDIP, Herwin: Dalam Sehari Kami Diberi 2 Kebahagiaan

Herwin juga mengungkapkan selain pasar rakyat, untuk UKM ada juga beberapa bantuan lain seperti pembangunan pasar pasar modern dengan nilai bervariasi melalui Dinas Perdagangan mendapatkan bantuan dari anggaran APBN.

“Ini tentunya jadi satu kesyukuran kita bahwa Kabupaten Banggai bisa mendapatkan kepercayaan dalam pengelolaan bantuan dari pemerintah pusat,” imbuhnya.

Pengalokasian bantuan, menurut Herwin, bukanlah hal yang mudah. Bantuan-bantuan yang masuk ke daerah semua dipengaruhi oleh prestasi pemerintah daerah yang kemudian menjadi salah satu pelecut kepercayaan pemerintah pusat.

Baca juga:  Dapat Penghargaan 'Sahabat Ramah Anak', Bupati Siap Hilangkan Iklan Rokok

“Saat ini sudah bukan lagi dengan cara melobi atau main sogok. Karena cara itu kita bisa ditangkap KPK. Tapi semua ditunjukkan dengan prestasi,” pungkasnya.

Kegiatan itu berakhir dengan peresmian secara simbolis, penandatanganan prasasti Pasar Rakyat Swadaya dan pengguntingan pita. Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan bangunan pasar oleh bupati dan wabup, didampingi unsur Forkopimda, Forkopimcam dan OPD.*

 

(van)