Bupati Banggai Umbar Janji, Siap Naikkan Upah Honorer dan Tukin

oleh -1.121 views

SANGALU, Luwuk Selatan – Bupati Banggai Herwin Yatim menjanjikan akan menaikkan upah honorer daerah sesuai standar Upah Minimum Provinsi (UMP) yang ditetapkan pemerintah. Itu diungkapkan Herwin Yatim dalam sambutannya ketika memimpin apel besar bersama ribuan ASN, Honorer, Kades dan BPD, Kamis (02/01/2020) di halaman Kantor Bupati Banggai.

“Saat ini, honor bagi honorer memang belum sesuai UMP. Tapi bisa kita paksakan tahun depan sesuai UMP. Menyesuaikan kemampuan daerah. Dengan syarat, bekerja dengan baik,” terang Herwin.

Tak hanya soal kenaikan upah honorer yang dijanjikan bupati, tapi juga untuk tunjangan kinerja (tukin) bagi ASN. Menurutnya, tukin pun bisa ditingkatkan di tahun 2020. Tentunya, dengan tetap memperhatikan peningkatan kinerja terbaik para ASN.

Diketahui, Pemda Banggai menggelar apel besar pasca libur nasional Tahun Baru 2020. Apel besar yang dipimpin Bupati Banggai Herwin Yatim didampingi Wabup Mustar Labolo itu, dipadati lebih dari 7.000-an ASN, Honorer Daerah, serta pemerintah kecamatan dan pemerintahan desa se Kabupaten Banggai.

Baca juga:  Kinerja tak Maksimal, Bupati Bakal 'Segarkan Kabinet' Terakhir Bulan Depan

Dimulai pukul 07.30 wita, dalam sambutan Bupati Banggai di hadapan peserta apel besar, meminta ASN, honorer daerah, pemerintah kecamatan dan desa, untuk tetap solid dalam bertugas. Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dimana selama ini, pelayanan dan kinerja jajaran Pemerintah daerah, dikatakan telah sangat baik sehingga sejumlah prestasi dapat diraih.

Menyoroti adanya beberapa Dinas, bahkan sejumlah kepala OPD yang mulai menunjukkan penurunan semangat bekerja, bupati meminta agar hal ini tidak terjadi. Sehingga, prestasi Kabupaten Banggai yang telah diakui secara nasional bahkan internasional, bisa dipertahankan.

“Ini biasa, pola-pola lama mendekati Pilkada. Mungkin beranggapan sudah bukan lagi dia bupatinya, bukan lagi dia wakil bupatinya. Sangat disayangkan hanya karena itu, semangat (kerja) kita menurun,” pungkasnya.

Herwin kemudian melanjutkan, menjadi seorang bupati, wakil bupati, pimpinan daerah, itu adalah kehendak Allah SWT. Oleh karena itu, kata Herwin, para ASN tidak perlu mencari muka kepada pimpinan daerah. “Apa yang kita mau cari lagi?” tandasnya.

Baca juga:  SPBU Disebut Biang Kemacetan di Jalan Imam Bonjol 'Kilo 2'

Ia kemudian mengingatkan bahwa ASN adalah orang-orang profesional. Meski memiliki hak atau sikap politik, namun jika tak sepaham atau sejalan dalam pandangan dan dukungan politik pimpinan daerah, Bupati Herwin meminta hal itu tak ditunjukkan dalam kinerja.

“Kita ini digaji negara. Kalau tidak suka bupati, wakil bupati, jangan kasih kelihatan. Tetap bekerja profesional. Nanti kasih lihat di bilik suara,” tegas bupati.

Diakhir sambutannya, bupati Banggai mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala OPD, Camat, Kepala Desa, ASN, dan honorer. Karena berkat kerja yang baik selama ini, banyak keberhasilan diraih.

“Data BPS. Yang bukan lembaga abal-abal, angka kemiskinan turun fantastis (2016: 9,1%  2019: 7,8%).  Angka pengangguran juga turun luar biasa (2016: 4%, 2019: 2%). Siapa yang bekerja? Perangkat daerah, ASN, honorer, camat, kepala-kepala desa. Terima kasih kerjasamanya,” ungkap Bupati Herwin.

Baca juga:  Penyegaran, Bupati Banggai Lantik Pejabat Eselon III
APEL BESAR: Bupati Banggai Herwin Yatim melambaikan tangan kepada sejumlah ASN yang hadir dalam apel besar, Kamis (2/1/2020). [SANGALU/Ist]

Sentil Baliho tanpa Gambar Wabup

Diberi kesempatan memberikan arahan, Wabup Banggai Mustar Labolo juga ikut mengingatkan soliditas dan profesionalisme ASN. Olehnya diharapkan, harmonisasi seluruh jajaran Pemda Banggai bisa selalu terjaga.

“Jangan gontok-gontokkan, ketika ada perbedaan. Jaga harmonisasi kita, profesionalisme kita, untuk bekerja dan memberikam pelayanan pada masyarakat,” kata Mustar.

Sentilan Wabup Mustar Labolo atas adanya ketidakkompakkan yang mulai ditunjukkan sejumlah ASN, menjadi hal menarik yang terlontar dalam arahan di apel besar itu.

Wabup Mustar kembali menyinggung adanya pemasangan spanduk dalam peresmian Puskesmas Batui, yang hanya memasang foto bupati. Tanpa ada foto dirinya.

“Pemerintahan kami itu, sampai Juni tahun 2021. Jangan pasang baliho sendiri,” bebernya.

Apel besar pun berakhir sekitar pukul 09.00 wita. Dilanjutkan rapat bupati Banggai dengan jajaran tenaga kesehatan di ruang rapat umum kantor bupati.*

(jy)