Sebut Inkonstitusional, Aliansi Pemuda Siap Gelar Musda KNPI di Luwuk

oleh -569 views

SANGALU, Luwuk –Sebagai bentuk protes terhadap kinerja pengurus yang dianggap tidak menjalankan roda organisasi dengan baik, sejumlah pemuda yang terhimpun dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dengan mengatasnamakan ‘Aliansi Pemuda’, siap menggelar musyawarah daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banggai di Luwuk.

Itu setelah mereka bersepakat menolak Musda KNPI di Toili dan melakukan pertemuan, hingga terbentuklah panitia Musda KNPI Banggai ke 14 tahun 2019.

Hasil rapat ‘Aliansi Pemuda’, Ketua Panitia Pelaksana Musda KNPI diamanahkan kepada Faisal Lalimu dengan Sekretaris, Syahruddin Panigoro. Faisal Lalimu, menegaskan bahwa pihaknya bersama pemuda serius dan siap melaksanakan musda KNPI mengatasnamakan ‘Aliansi Pemuda.

Baca juga:  Rekomendasi Bawaslu soal Petahana belum Final

Tak hanya itu, musda KNPI yang mengangkat tema ‘Dengan Semangat Hari Anti Korupsi Sedunia, Kita Bangkitkan Semangat Kepemudaan di Banggai’ tersebut, juga dikatakan akan segera melakukan rapat pimpinan daerah persiapan Musda KNPI.

“Dalam waktu dekat ini kami akan menggelar rapimda persiapan musda. Tapi hari ini, undangan siap dikirim ke seluruh OKP dan PK KNPI,” kata Faisal Lalimu, Senin (9/12/2019) malam.

Ada tujuh poin alasan sehingga sekelompok OKP menggelar Musda KNPI tersebut, antara lain;

1. Pelaksanaan Musda Rapimda dan Musda yang diagendakan saudara Adhar sebagai Ketua Panitia itu dianggap tidak didasari oleh keputusan Rapat Pleno KNPI yang Qorum.

2. Pelaksanaan Rapimda dan Musda yg diagendakan oleh Saudara Adhar sebagai Ketua Panitia tersebut belum disetujui oleh Pengurus DPW Sulteng yang sah.

Baca juga:  Usai Gempa 5,6 SR, Mangkio Dilanda Kebakaran Hebat Diduga Karena Lilin

3. Melanggar PO KNPI dimana kita tahu bersama bahwa dalam PO KNPI menyebutkan bahwa pelaksanaan Rapimda dan Musda itu harus dilaksanakan di Ibu Kota kabupaten.

4. Agenda Rapimda dan Musda yang di agendakan oleh saudara Irfan Bungadjim tersebut tidak di setujui oleh sejumlah OKP dan PK

5. Bahwa ada kesalahan prosedural yang dilakukan oleh DPD KNPI Banggai terkait penyelenggaraan musda diantaranya penunjukan kepanitiaan musda tidak melalui rapat pleno pengurus

6. Sikap ini sebagai carut-marut DPD KNPI Banggai yang tidak lagi menjalankan roda organisasi sesuai aturan yang ada

Baca juga:  Wujudkan Pemerintahan yang Transparan, Banggai Terpilih Ikuti OGP

7. Bahwa kami meminta agar DPD KNPI Banggai segera membatalkan keputusan yang inkonstitusional soal pelaksanaan Musda di Toili dan segera melaksanakan Rapimda.

Atas dasar itulah, sekelompok pemuda lintas OKP kemudian mengambil sikap untuk menggelar Musda KNPI Banggai ke 14 tahun 2019 di Luwuk.*

 

(van)