Enam Warga yang Hilang di Kecamatan Nambo Ditemukan Selamat

oleh -2.216 views
PROSES PENCARIAN: Tim SAR gabungan saat melakukan persiapan keberangkatan ke puncak gunung di Kecamatan Nambo untuk melakukan pencarian keenam orang hilang, Selasa (12/11). [Foto: SANGALU/ Ist]

SANGALU, Luwuk – Proses pencarian lima orang warga Kelurahan Lempek Baru dan seorang warga Koyoan yang dinyatakan hilang saat berburu sejak Sabtu, 9 November 2019 di pegunungan Lempek Baru, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah akhirnya membuahkan hasil pada, Rabu (13/11) siang.

Desy Sufitri Masulili melalui akun Facebook-nya bernama Rava Pulsa mengungkapkan bahwa para pemburu yang hilang sudah ditemukan di pegunungan dalam keadaan selamat. “Allhamdulillah, orang hilang di Kecamatan Nambo sudah di temukan dalam keadaan sehat wal’afiat,” tulisnya dalam status medsos.

Desy mengungkapkan bahwa belum ada foto yang dikirimkan tim pencari, namun informasi sudah disampaikan bahwa keenam orang hilang dalam keadaan sehat. Saat ini, kelima orang hilang dalam perjalanan pulang bersama tim SAR.

Mantan Kepala Pos SAR Luwuk, Wibowo di Kantor SAR Palu saat coba dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp mengatakan pihaknya juga telah mendapatkan informasi bahwa orang hilang di Kecamatan Nambo sudah ditemukan. Hanya saja, kebenaran informasi itu belum bisa dipastikan sebab seluruh crew tim SAR Luwuk belum bisa dihubungi.

Baca juga:  Nekat Jual Cap Tikus, IRT Asal Basabungan Diangkut Polisi

“Iya kami juga sudah dapat informasi. Hanya saja belum bisa kami konfirmasi ke tim SAR di lapangan,” ungkapnya.

Wibowo mengatakan akan segera mengabarkan jika kebenaran informasi temuan orang hilang di Kecamatan Nambo sudah diklarifikasi ke tim SAR yang ada di lapangan. Ia berharap, informasi itu benar sehingga keluarga orang hilang dapat kembali berkumpul dalam kebahagiaan.

Sebelumnya, keenam orang tersebut dinyatakan hilang ketika berangkat berburu rusa dan babi diwilayah perbukitan terjal sekitar 13 kilometer dari perkampungan yang ada di Kecamatan Nambo.

Berdasarkan informasi tim Search and Rescue (SAR) Pos Luwuk kelima warga yang hilang itu bernama Satman Rahman (45 tahun), Darwin (39 tahun), Risky Sangkura (16 tahun), Riskoro Odalima (20 tahun), Gusti Jumadi (25 tahun) dan Inan (umur belum diketahui), warga Desa Koyoan.

Baca juga:  Dua Kapal Terbakar di Pelabuhan ASDP Luwuk, Salah Satunya Kapal Basarnas

Tim SAR telah mengirimkan tujuh personelnya untuk mencari keberadaan ke enam warga local tersebut. Namun hingga petang tadi belum ada titik terang keberadaan keenam warga itu. “Tim juga di bantu tiga anggota Polsek Nambo, TNI 3 orang serta 25 warga dan aparat desa setempat,” kata Kepala Basarnas Sulawesi Tengah, Basrano di Palu meneruskan pesan KKS Charlie selaku SMC.

Sebelumnya keenam orang ini mencari buruan rusa ke wilayah Pegunungan Lempek. Namun, sudah empat hari belum kembali turun atau kembali ke perkampungan. Padahal menurut pihak keluarga mereka hanya membawa bekal seadanya.

Baca juga:  Penumpang Wings Air Terlantar di Luwuk

Salah satu warga setempat, Hasan (32) mengatakan, pada pukul 17.00 WITA salah satu pemburu yang membawa alat telekomunikasi (Handphone) sempat menghubunginya, dan mengatakan posisi mereka berada sekitar 13 kilometer dari kampung.

Demikian juga Andi warga Kelurahan Lempek Baru, dirinya mengaku sempat dihubungi salah satu korban Gusti Jumadil, sekitar pukul 13.00 WITA. Informasi yang dia dapatkan, mereka tersesat di hutan pegunungan dan tidak mengetahui lagi arah pulang.

“Gusti juga bilang dorang sudah kelelahan, selanjutnya (komunikasi) terputus,” ujar Andi seperti dilansir CNAdaily.*

 

(van)