Usai Kunjungi Ibu, Mantan Ketua KNPI Bunta Tewas Tertimpa Pohon

oleh -4.831 views

SANGALU, Bunta – Naas dialami Hartanto Sahabo, pria beranak satu ini tewas setelah mobil yang dikemudikannya tertimpa pohon kelapa tumbang di perjalanan pulang dari rumah ibunya menuju kediamannya, Minggu (6/10/2019) sekira pukul 13.30 Wita di Desa Kalaka, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.

Informasi yang berhasil dihimpun menjelaskan bahwa pria yang akrab disapa Papa Bintang ini baru saja mengunjungi rumah ibunya. Tak berselang lama, Ia pamit pulang ke rumahnya. Baru berjalan sebentar, tiba-tiba saja pohon kelapa tua tumbang dan menimpa kendaraannya. Pohon kepala tepat menindih posisi sopir.

Mobil ringsek dan sopir terjepit. Masyarakat setempat langsung berupaya membantu dengan mengangkat pohon kelapa beramai-ramai lalu sebagian berusaha mengeluarkan korban daru dalam mobil Agya merah berpelat nomor DD 1215 KK. Setelah korban berhasil dikeluarkan, Ia langsung dilarikan ke Puskesmas Bunta. Kondisinya tak sadarkan diri dengan kepala bocor.

Baca juga:  Pohon Tumbang, Hambat Perjalanan Bualemo - Luwuk

Usai melakukan pemeriksaan, petugas kesehatan menyimpulkan bahwa korban sudah tidak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia. Korban langsung dikembalikan ke rumah duka.

Sementara itu, sejumlah warga mulai melakukan pembersihan pohon kelapa yang menimpa mobil korban. Menggunakan sensor, pohon kelapa di potong-potong kemudian mobil ditarik keluar dari badan jalan untuk diamankan.

KORBAN TEWAS: Hartanto (lihat panah) saat mengabadikan momen bersama pengurus KNPI Banggai, periode 2015 – 2018 lalu. [Foto: SANGALU/ Ist]
Informasi lainnya menyebutkan Hartanto adalah mantan Ketua KNPI Bunta periode 2015 -2018. Ia juga saat ini menjabat sebagai  Ketua Cabang Pemuda Muhammadiyah kecamatan Bunta. Banyak rekannya bersedih atas kejadian ini. Mereka mengaku terkejut atas musibah yang menimpa pria yang dikenal murah senyum ini.

Baca juga:  Masnur : Kajari Perempuan Pertama di Banggai, Pertama dengan Gelar Doktor

Kapolsek Bunta, Iptu Jimmyarto Anasim membenarkan kejadian itu. Ia menjelaskan pengemudi melaju dari arah Desa Polo menuju ibu kota Kecamatan Bunta bersama rekannya. Tiba di depan sekolah MTS, tiba-tiba pohon kelapa yang menjulang tinggi tumbang dan menimpa mobil yang ditumpangi.

“Korban atas nama Hartanto alias Tato meninggal dunia. Sementara rekannya yang bernama Adriyanto alias Andi dalam keadaan kritis di Puskesmas Bunta,” terang Jimmy seperti dilansir CNAdaily.

Hasil pemeriksaan medis, kata Jimmy, korban meninggal mengalami patah leher dan pecah tempurung kepala. Sementara rekannya mengalami luka dan harus dirawat intensif karena dalam kondisi kritis.

Baca juga:  Stay at Home, Angka Kehamilan Meningkat di Banggai

“Mobil sudah kami evakuasi ke Polsek Bunta,” tutup Jimmya.*

 

Video Lengkap: