SPBU Disebut Biang Kemacetan di Jalan Imam Bonjol ‘Kilo 2’

oleh -1.064 views
ATASI KEMACETAN: Seorang anggota Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Banggai melakukan pengaturan kendaraan, Kamis (10/10/2019) pagi sekira pukul 08.10 Wita. [Foto: SANGALU/ Steven Pontoh]

SANGALU, Luwuk – Kehadiran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sejatinya menjadi harapan baik bagi pemilik kendaraan. Namun, hal berbeda terjadi di Kelurahan Bungin Timur, tepatnya di Jalan Imam Bonjol, depan Depo Pertamina TBBM Luwuk.

Hampir setiap pagi, belasan Satuan Polisi Lalu Lintas diturunkan ke lokasi itu karena kerap terjadi kemacetan. Penyebabnya, antrean kendaraan yang masuk SBPU membuat jalan sempit semakin sempit.

Ditambah, lokasi SPBU yang tidak memiliki cukup ruang untuk menampung antrean kendaraan. Akibatnya, kendaraan mengular hingga ke bahu jalan dan semakij mempersempit jalur utama ke pusat kota.

Baca juga:  Karang Taruna Berbagi, Sembelih Satu Ekor Sapi

“Perlu dikaji ini ijinnya SPBU. Sudah tau jalan sempit, diberi ijin SPBU di sini. Tiap pagi begini. Macet,” kata seorang pengendara matic yang meluncur perlahan di belakang truk, Kamis (10/10) pagi.

Mengenai pengaturan lalu lintas oleh Polantas yang dilakukan setiap pagi karena kerap macet juga diakui oleh Bripka Jefri, salah satu personil Satlantas yang bertugas. Menurutnya, jika tak dilakukan pengaturan oleh polantas maka kemacetan akan parah.

“Tiap pagi kami selalu mengatur. Karena kalau tidak bisa macet. Ini saja sudah panjang (macetnya),” kata Jefri.

Baca juga:  Tak hanya Listrik, Tagihan Air juga bisa Gratis

Ditanya terkait SPBU sebagai biang kemacetan, Jefri enggan menanggapinya. Hanya saja, Ia mengaku bahwa pengaturan dilakukan setiap pagi. Dan beberapa kendaraan yang antre ke SPBU juga diingatkan agar tidak menumpuk di tepi jalan.

“Saya tidak mau tanggapi itu. Yang pasti kami setiap pagi tugas di sini untuk mengatasi kemacetan,” tutupnya.*

(van)