Rusak Jalan, Lima Truk Proyek Jalan Tintingon Ditahan Warga di Balantak

oleh -332 views
DIAMANKAN: Lima truk berukuran besar terpakir di depan Polsek Balantak, Rabu (9/10/2019). [Foto: SANGALU/ Steven Pontoh]

SANGALU, Balantak – Sebanyak lima truk besar pengangkut material proyek ditahan warga Balantak Staff, Rabu (9/10). Penahanan itu diduga karena truk yang lalu lalang di wilayah Balantak dalam pengangkutan material telah menyebabkan setidaknya lima titik kerusakan jalan.

Warga setempat mengaku kerusakan jalan sudah parah akibat kapasitas truk yang melaluinya jauh lebih berat dari kemampuan jalan. Oleh karena itu, dalam pertemuan sebelumnya, warga meminta pelaksana proyek jalan Boi – Tintingon untuk menggunakan kendaraan yang lebih kecil. Alasannya, agar jalan tidak amblas lagi.

Sayang, kontraktor pelaksana tidak mengindahkan permintaan warga. Sehingga kerusakan jalan kembali terjadi. Bahkan, debu yang dihasilkan juga semakin memburuk. Warga pun menahan 5 truk proyek dan menitipkannya di Polsek Balantak.

Baca juga:  'Otong' Loyo, Kakek 76 Tahun Tetap 'Gesek' Gadis SD hingga Orgasme

Mahdy, warga setempat mengaku ada tiga kesepakatan dalam pertemuan sebelumnya antara warga dan pelaksana proyek. Pertama, pihak kontraktor mengakui mengganti rugi fasilitas masyarakat yang telah rusak. Kedua, pihak kontraktor mengaku siap menyiram jalan agar tidak berdebu. Ketiga, ialah mereka siap mengangkut material dengan kendaraan yang kapasitasnya lebih rendah.

“Tapi dari semua kesepakatan itu, belum ada satupun yang diaminkan,” kata Mahdy, Selasa malam.

Senada dengan itu, Ongki, pemuda setempat juga menyatakan bahwa sikap yang diambil warga adalah buntut kekecewaan atas kesepakatan awal. Menurutnya, tidak ada maksud warga untuk menghentikan pekerjaan pembangunan jalan aspal yang menghubungkan Desa Boi – Desa Tintingon. Hanya saja, pelaksana proyek harus menunaikan kesepakatan. Sebab, jika dibiarkan imbasnya warga juga yang dirugikan.

Baca juga:  Bejat! Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri

“Pertemuan akan kembali dilaksanakan hari Jumat (11/10) Kami berharap ada keputusan dan tindakan nyata saat itu”, pungkasnya.

Amatan Sangalu.com saat melintas di Balantak staf siang kemarin, sebanyak lima kendaraan besar dengan pelat putih masih terparkir di ruas jalan depan Polsek. Kendaraan ukuran besar tersebut juga dijaga oleh sopir dan kernetnya.

Di sisi lain, beberapa jalan rusak juga telah diberi tanda oleh warga dengan kursi dan kayu serta diberi tanda karung putih. Itu dilakukan agar pengendara tidak terjatuh oleh kondisi jalan yang berlubang.*

Baca juga:  Bejat! Ayah Perkosa Putri Kandung di Balantak Utara

(van)