PDAM Dapat Kucuran Rp8,3 M untuk Pembangunan Jaringan Air Bersih

oleh -540 views
TAMBAH KAPASITAS: Proses penyambungan pipa dalam pembangunan SPAM IKK Soho untuk mengoptimalkan pelayanan dalam kota hingga ke wilayah Luwuk Selatan. [Foto: SANGALU/ PDAM Luwuk]

SANGALU, Luwuk – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Luwuk mendapatkan bantuan pembangunan dan perbaikan jaringan instalasi air bersih senilai Rp8,3 miliar tahun 2019. Bantuan tersebut diperuntukan bagi dua wilayah yakni SPAM IKK Soho dan Masama.

Direktur PDAM Luwuk, Arwin Alimun S.Sos mengaku bantuan yang masuk merupakan kucuran dana APBN yang dikelola oleh Balai Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tengah. Ia mengatakan untuk pembangunan SPAM IKK Soho senilai Rp7,3 miliar diperuntukan pembangunan reservoer glass stell kapasitas 500 ton. Pemasangan pipa transmisi 10 inc dan pembangunan penangkap air (intake).

“Ini merupakan gebrakan pak bupati Herwin sehingga mampu melobi bantuan ke pusat untuk¬† pembenahan jaringan air bersih di dua wilayah, yakni di Soho dan Masama,” jelas Arwin, Senin (14/10).

Baca juga:  Simalakama SK Pelantikan 4 Pejabat, Petahana Susah Hindari UU 10/2016

SAMBUNG PIPA: Proses penyambungan pipa air bersih di SPAM IKK Soho, pekan kemarin. [Foto: SANGALU/ PDAM Luwuk]
Dengan adanya penambahan intake tersebut, target PDAM terkait pelayanan, dapat dimaksimalkan dalam Kota Luwuk hingga ke wilayah Kecamatan Luwuk Selatan.

“Lokasinya sudah diratakan dan saat ini sementara pengerjaan. Kita bersyukur mendapatkan bantuan ini. Perlahan tapi pasti pelayanan akan terus ditingkatkan,” kata Arwin.

Sementara, untuk SPAM IKK Masama yang bersumber dari mata air di Desa Simpangan, kata Arwin, bantuan yang turun senilai Rp1 miliar. Itu diperuntukkan pembenahan jaringan instalasi yang rusak dan memaksimalkan penyaluran ke ibu kota kecamatan.

Baca juga:  Bupati Banggai Dukung Gubernur Tutup Semua Bandara di Sulteng

“Untuk Masama, tim dari Balai Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tengah sudah turun melakukan monitoring kegiatan pembangunan SPAM IKK,” ungkapnya.

Untuk pembangunan intake, rekanan mengaku masih ragu mengerjakan karena takut ada komplain masyarakat. Oleh karena itu, Ia berharap pembangunannya dapat didukung masyarakat setempat sehingga program air bersih yang diharapkan berjalan dengan baik.*

(van)