Menantang Adrenalin, Tujuh Pria Gowes ke Pulo Dua

oleh -224 views
NAIK SEPEDA: Sejumlah pria asal Kota Luwuk saat berpose di gerbang Kecamatan Balantak, usai menempuh ratusan kilometer dengan bersepeda. [Foto: SANGALU/IST]

SANGALU, Luwuk-Entah apa yang apa yang ada dipikiran ke tujuh pria asal Kota Luwuk ini, mereka nekat mengunjungi wisata Pulo Dua, Kecamatan Balantak Utara dengan cara unik yakni bersepeda.

Pria tersebut adalah Pimpinan BPD Sulteng, Ilham, owner sejahtera motor, David, Owner Kay Art Design, Epent, Kasat Pol-PP Bangkep, Joko, serta pecinta sepeda lainnya yakni Anto, Muhlis dan juga Novel.

Gagasan dan ide tersebut tidak direncanakan jauh-jauh hari, tetapi mendadak setelah berpapasan ditempat salah satu Warung Kopi (Warkop), Jumat (26/7).

Baca juga:  PDAM Dapat Kucuran Rp8,3 M untuk Pembangunan Jaringan Air Bersih

“Malam itu pak Ilham (Kepala BPD Sulteng) kasi tantangan ke kami bagaimana kalau besok ke Pulo Dua dengan bersepeda, kami pun langsung sepakat,” tutur Epent, salah satu pesepeda.

Keesokan harinya, sekira pukul 07.00 WITA, mereka yang sudah lengkap dengan seragam layaknya pembalap sepeda, bersama-sama memulai perjalanan ke Pulo Dua, setelah sebelumnya berkumpul Tugu Adipura Luwuk.

Perjalanan yang ditempuh tidak semulus yang dibayangkan, karena hari itu terik matahari begitu menyengat dan juga sesekali berpapasan dengan hujan. “Kalau lelah kami menyempatkan istrahat,” akunya.

Baca juga:  Festival ‘Pulo Dua’ Masuk Daftar 100 Agenda Pariwisata Nasional 2019

Tak ada rasa jenuh, karena selama perjalanan mereka saling memberi semangat. Malahan semakin mendekati tempat wisata tersebut, semangat mereka kian berapi-api, karena ini menjadi momen yang luar biasa bagi mereka dalam menempuh perjalanan jauh dengan bersepeda. “Kami hanya sekali saja berhenti makan di Kecamatan Masama,” terangnya.

Perasaan lega pun langsung keluar saat memasuki wisata Pulo Dua. Menurut Epent ada kepuasan tersendiri setelah mencapai tempat wisata tersebut yang tidak bisa dibayarkan dengan apa saja, karena bisa melalui benerapa rintangan, baik itu panas terik, tanjakan, hujan, dingin. “Jadi tidak bisa dibayarkan dengan apapun, kalau kedepan ada tantangan lebih jauh lagi kami siap,” pungkasnya.*

Baca juga:  Karang Taruna Nasional Luncurkan Logo BBKT ke-60

 

(drx)