Ibu Hamil Melahirkan di Kapal Ferry ASDP dalam Pelayaran ke Luwuk

oleh -893 views
Ilustrasi [google]

SANGALU, Luwuk – Kapal Ferry ASDP baru setengah jam lepas jangkar dari Pelabuhan Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, situasi kapal tiba-tiba ramai diselimuti kekhawatiran penumpang terhadap seorang ibu hamil yang mengalami pecah ketuban, Jumat (12/7/2019) malam sekira pukul 22.30 Wita.

Beberapa penumpang terlihat gugup menghadapi situasi itu. Terlebih, pelayaran malam ini disertai angin dan ombak yang cukup memacu adrenalin. Penumpang khawatir melihat kondisi ibu hamil karena kapal diperkirakan baru akan tiba di Luwuk pada pukul 03.00 Wita. Namun, awak kapal terlihat sigap dan langsung melakukan pendataan terhadap ibu hamil melalui suaminya. Sementara penumpang lainnya bergelut membantu proses persalinan.

Tak berapa lama setelah pecah ketuban, ibu ini berhasil melahirkan dengan selamat. Bayinya dan ibu terlihat sehat. Seluruh penumpang pun bernafas lega. Icha, salah satu penumpang yang berada di samping ibu hamil ini menuturkan, mereka awalnya khawatir dengan kondisi ibu hamil yang telah pecah ketuban. Sebab, pelayaran baru dimulai dan masih memakan waktu berjam-jam hingga tiba di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai.

Baca juga:  Tiga Rumah Ludes dan Tiga Ikut Terdampak Kebakaran di Soho

“Situasi saat melahirkan memang sedikit panik tadi. Penumpang lain gugup, apalagi berangin dan berombak,” kata Icha via pesan singkat messangger dari atas KMP Teluk Cenderawasih II.

Icha mengaku meski sempat gugup, tapi akhirnya lega saat melihat proses persalinan berjalan baik. Ia juga mengaku bersyukur atas kelahiran anak yang belum diberi nama itu.

“Alhamdulillah telah lahir bayi laki-laki di atas kapal ferry rute Salakan-Luwuk”, ungkapnya via status facebook semalam.

Menurut Icha, dari informasi yang diperoleh dari percakapan awak kapal dan suami si ibu, terungkap bahwa ibu hamil yang dipanggil dengan nama Mita ini sejatinya ingin dirujuk ke rumah sakit di Luwuk.

Dalam perjalanan itu, Ia didampingi Rody (suaminya) dan dua orang bidan. Pertolongan di atas kapal juga dilakukan oleh para petugas medis ini. Hingga berita ini ditayangkan, ibu dan bayi masih dalam pelayaran menuju Luwuk. Mereka hanya berpesan kepada pihak keluarga bahwa anak mereka telah lahir melalui unggahan status facebook Icha.*

Baca juga:  ROA Desiminasikan Program KBA Perairan Balantak

 

(van)