Festival Pulo Dua, Bupati Banggai Target 20.000 Pengunjung

oleh -331 views
Bupati Banggai, Herwin Yatim bersama Gubernur Sulteng, Longki Djanggola saat peresmian terbang perdana Batik Air, Jakarta - Luwuk (langsung) beberapa waktu lalu di Jakarta. [Foto: SANGALU / IST]

SANGALU, Luwuk — Pemerintah Kabupaten Banggai menyiapkan tujuh agenda acara pada kegiatan bertaraf nasioal yang masuk 100 Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata RI, pada tanggal 25-28 Juli 2019 nanti.

Bupati Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah, Ir. H. Herwin Yatim usai melakukan rapat dengan sejumlah OPD dan pengurus Banggai Tourism Board (BTB), Sabtu 15/6/2019, menyampaikan sejumlah rangkaian acara yang nantinya akan memeriahkan kegiatan Festival Pulo Dua.

Didampingi, Wabup Mustar Labolo, Dino Gobel, selaku Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) dan Paiman Karto sebagai Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Banggai, bupati menjelaskan Bupati Herwin, bahwa tujuh agenda menarik itu adalah, berenang sepanjang 2.500 meter. Kedua, mendaki ke puncak ‘Lukapan Mister Koniu’ di areal Pulo Dua.

“Nama gunung nya unik karena diambil dari nama eks tentara Jepang pada zaman perang Pasifik menjadikan kawasan ini sebagai lokasi perang,” jelas Herwin seperti dirilis Ronald Putje, Kabid Media Dinas Kominfo Banggai.

Agenda acara ketiga ialah, menyelam di 21 spot dive. Dimana kawasan itu sangat cantik dan tak kalah dengan taman laut Bunaken di Manado atau bahkan Raja Ampat di Papua. Keempat, kegiatan terbang Paragliding bersama para atlit paragliding dari Palu dan Manado. Kelima, Expo kuliner yang mengusung kearifan lokal. Keenam, Saling Pass atau Parade 100 Perahu hias. Ketujuh, 1000 lampion. Selain ketujuh kegiatan tersebut FPD akan diwarnai penampilan artis Ibukota Jakarta.

Baca juga:  3000 Hektare Lahan Jagung di Bualemo Siap Panen

Tak lupa, Bupati Banggai, Herwin Yatim juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI, Joko Widodo dan Menteri Pariwisata Arief Yahya, atas dimasukkannya kegiatan Festival Pulo Dua (FPD) sebagai salah satu dari 100 Calendar of Event Indonesia, atau 100 event Pariwisata Nasional.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat kabupaten Banggai, kami menyampaikan terima kasih kepada bapak Presiden, melalui bapak Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya,” kata Herwin.

Dikatakan Herwin, even FPD yang akan dihelat pada tanggal 25 Juli hingga 28 Juli itu, akan dikemas secara kolaborasi antara pemerintah dan swasta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banggai dengan Banggai Tourism Board. “Sehingga festival ini sungguh sebuah pesta rakyat dan bukan seremoni pemerintah. Tapi dari dan untuk rakyat manfaatnya,” tegasnya.

Baca juga:  Banggai Raih Penghargaan Tertinggi Pemerintahan Terbaik

FPD juga akan diisi dengan kampanye bertajuk ‘No Plastic’ selamatkan lingkungan sekaligus mewujudkan pariwisata berkelanjutan, dan kegiatan pencanangan Makanan Lokal khas Kabupaten Banggai.

Bupati Herwin sendiri menjelaskan akan ada tiga target yang dicapai pada kegiatan ini. Yaitu, FPD ditargetkan akan menghadirkan sebanyak 20 ribu turis domestik dan turis asing. “Para turis asing diharapkan bisa tiba melalui Manado yang hanya berdurasi terbang 1 jam ke Luwuk atau Jakarta yang hanya 2 jam terbang saja,” kata Herwin.

Dengan target jumlah turis sebanyak ini, diharapkan FPD akan menjadi trigger kemajuan ekonomi daerah berbasis kerakyatan. Artinya, perputaran ekonomi dipastikan akan terjadi melalui even ini.

“Masyarakat diharapkan akan alami dampak dari festival ini, mulai dari UKM, restoran, transportasi, perhotelan dan banyak lagi,” jelas Herwin sembari menambahkan optimismenya bahwa prinsip pariwisata berkelanjutan akan memajukan Kabupaten Banggai pasca even FPD kedepan.

Baca juga:  Wujudkan Pemerintahan yang Transparan, Banggai Terpilih Ikuti OGP

“Kami pemerintah dan masyarakat Banggai antusias dan optimis kemajuan pariwisata di daerah kami melalui festival Pulo dua ini,” sambungnya.

Pada kesempatan itu Herwin mengaku surprise atas dukungan yang diberikan 2 maskapai penerbangan yang membuka penerbangannya ke Luwuk. Batik air misalnya, kata Herwin. Para pramugari dari maspakai penerbangan yang baru sebulan ini membuka rute penerbangan langsung Jakarta ke Luwuk ini akan mengenakan kebaya dari kain khas Kabupaten Banggai yang disebut Tenun Nambo. Sedangkan, Maskapai Sriwijaya Air akan mempromosikan FPD melalui artikel di flight magazine-nya.

 

Sementara itu, Ketua BTB, Dino Gobel menambahkan, akses menuju ke Luwuk dapat ditempuh menggunakan penerbangan langsung Jakarta ke Luwuk menggunakan Batik Air. Ada juga via Makassar dan Manado serta Palu, menggunakan Batik Air, Sriwijaya dan Wings Air. Sehingga, bagi pengunjung yang berasal dari luar daerah dapat dengan mudah menghadiri kegiatan itu.*

(van)