Punya TKA? Segera Koordinasi ke Petugas Imigrasi

oleh -68 views
Pemaparan terkait penjamin Tenaga Kerja Asing oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kemnkumham Sulawesi Tengah, Teodorus S., Rabu (13/3/2019). [Foto: SANGALU/ Steven Pontoh]

SANGALU, Luwuk – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Banggai kembali memberikan peringatan kepada perusahaan yang mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk melapor ke petugas Imigrasi, khususnya bagi mereka yang tidak memiliki ijin atau visa kerja di Indonesia. Itu disampaikan Kepala Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sulawesi Tengah, Teodorus Simarmata, SH, MH dalam sosialisasi penjamin Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Banggai, Rabu (13/3/2019).

Untuk itu, Teodorus menyampaikan agar setiap perusahaan yang memiliki TKA agar segera berkoodinasi dengan kantor imigrasi. Itu dimaksudkan agar TKA dapat terdata dan dapat ditelusuri bagaimana proses perekrutannya. Dengan begitu, mereka bisa diberikan visa kerja. Jika tidak diindahkan, maka saat ditemukan oleh petugas akan menjadi temuan pelanggaran berat yang dapat menyeret perusahaan.

“Siapapun yang datang dari luar negeri untuk bekerja maka harus memiliki visa kerja. Jika tidak ada maka itu adalah pelanggaran berat yang bisa dipidana,” ungkap Teodorus.

Baca juga:  Puskesmas Rujuk Pasein ke RS, Dikenakan Biaya Rp 500 Ribu

Era globalisasi memang telah banyak mempengaruhi bahkan merubah sistem perekonomian di berbagai negara, termasuk Indonesia, kata Teodorus. Oleh karena itu untuk mengantisipasi berbagai perubahan itu diperlukan upaya perubahan peraturan, diantaranya; peraturan perundang-undangan di bidang ekonomi, industri, perdagangan, transportasi, ketenagakerjaan dan di bidang lalu lintas orang dan barang.

“Tujuannya ialah untuk meningkatkan intensitas hubungan negara Republik Indonesia dengan dunia internasional. Ini jelas mempunyai dampak yang sangat besar terhadap pelaksanaan fungsi dan tugas keimigrasian,” terang Teodorus kepada sejumlah perwakilan dari perusahaan yang mempekerjakan TKA di wilayah timur Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca juga:  KM Sabuk Nusantara 59 Siap Beroperasi di Sulteng, Gorontalo dan Malut

Teodorus juga menjelaskan, untuk menyederhanakan prosedur keimigrasian bagi para investor asing yang menanamkan modalnya di Indonesia ada beberapa hal yang dilakukan pemerintah. Salah satunya ialah memberikan kemudahan dalam pemberian visa tinggal terbatas bagi tenaga kerja asing serta pemberian ijin tinggal tetap bagi para penanam modal yang telah memenuhi syarat tertentu.

“Dengan terciptanya iklim investasi yang kondusif maka minat investor asing akan semakin banyak ke Indonesia. Itu juga berdampak pada peningkatan perekonomian sebab akan tercipta lapangan kerja bagi masyarakat,” paparnya.

Sosialisasi dengan tema penjamin tenaga kerja asing itu, dilaksanakan untuk memberikan pencerahan kepada perusahaan penjamin TKA. Terkait tata cara dan prosedur pemberian visa dan ijin tinggal bagi TKA, sesuai dengan amanat Peraturan Perundang-undangan, baik itu Peraturan Presiden Nomor 20 tahun 2018 tentang penggunaan TKA maupun peraturan Menteri Hukum dan HAM RI nomor 16 tahun 2018 tentang tata cara pemberian visa dan ijin tinggal bagi tenaga kerja asing.*

Baca juga:  Dua Pengedar Sabu di Toili Dibekuk

 

(van)