Ini Delapan Peluang Investasi di Banggai

oleh -332 views
SERAHKAN CINDERAMATA: Wakil Bupati Banggai, Drs. Mustar Labolo memberikan cenderamata kepada Sekprov Sulteng, Hidayat Lamakarate usai pembukaan kegiatan di Estrella Hotel beberapa waktu lalu. [Foto: Istimewa]

SANGALU, Luwuk – Wakil Bupati Banggai, Drs. Mustar Labolo mengemukakan sekira delapan peluang investasi yang ada di Banggai dapat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi daerah ini ke depannya. Selain itu, semangat gotong royong dan kerukunan masyarakat juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai.

Wabup Mustar mengungkapkan dengan komposisi masyarakat yang plural dan adanya kerukunan hidup beragama yang harmonis menjadi dasar pembangunan perekonomian daerah untuk terus berkembang. Terlebih, adanya semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat di Kabupaten Banggai dalam melaksanakan setiap program pemerintah daerah.

Pertumbuhan ekonomi daerah itu bisa dilihat pada tahun 2017, dimana Kabupaten Banggai menjadi satu-satunya daerah yang mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,42 persen. Pencapaian itu bahkan membuat Bupati Banggai, Herwin Yatim mendapatkan undangan khusus dari Presiden Indonesia Ir. Joko Widodo.

Baca juga:  Polda Sulteng Umumkan Hasil Seleksi Sekolah Inspektur Polisi

Kabupaten Banggai dianggap sebagai salah satu daerah yang berhasil meningkatkan disaat pertumbuhan ekonomi nasional tengah anjlok. Saat itu, Kabupaten Banggai menjadi daerah tertinggi ketiga di Indonesia dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

“Cadangan gas alam yang telah dieksploitasi beserta industri turunannya, memang masih menjadi penopang tingginya investasi di Kabupaten Banggai. Namun demikian potensi lain di sektor Pertanian dan Perkebunan, Perikanan dan Kelautan maupun Pariwisata akan terus digenjot untuk menumbuhkan perekonian daerah,” kata Mustar.

Baca juga:  Pembina Umum Kukuhkan Karang Taruna se Kecamatan Nambo

Wabup Mustar juga mengatakan di sektor UKM, Kabupaten Banggai telah mengembangkan usaha Tenun Kain Nambo dengan peningkatan produksi dan promosi hingga ke luar negeri. Saat ini, Tenun Nambo dengan beragam coraknya telah merambah ke mancanegara.

“Kami terus menggenjot sektor UKM dan pariwisata daerah untuk dapat dijual ke luar,” paparnya.

Ia juga mengemukakan delapan peluang investasi yang tengah digenjot pemerintah daerah antara lain; pengembangan pertanian dan perkebunan dengan komoditi utama padi, jagung, kakao, kopi, kelapa dan sawit. Kemudian di bidang Agro Industri ada potensi utama meliputi pengolahan kelapa, kakao dan sawit.

Baca juga:  Bupati dan Forkopimda Lanjutkan Kunjungan ke 6 Gereja di Hari Natal

Untuk, Agro Industri Peternakan meliputi sapi potong, Industri perikanan laut meliputi penangkapan, budidaya dan pengolahan.

Ada pula budidaya dan industri pengolahan udang windu, pertambangan dan industri pengolahan hasil tambang yang meliputi: gas alam, nikel, biji besi, batu gamping dan dolomite.

Sementara di sektor investasi properti dan infrastruktur Kota Luwuk meliputi; Housing dan Recidence Area, Modern Shopping Mall, Business Offices, Hotel and Restaurant, Reation and Amocemente Part, Werehouse, Medium Scale Industrial Part.

Terakhir adalah, pengembangan kota Luwuk sebagai Waterfront City yang meliputi: pengembangan fasilitas Pelabuhan Laut, Sistem Transportasi Laut yang terintegrasi, pembenahan bendungan dan sistem irigasi.*

 

(van)