Ikatan Apoteker Banggai Luncurkan Lagu Gema Cermat ‘5.O’

oleh -448 views
IKATAN APOTEKER: Kegiatan peluncuran lagu Gema Cermat dan 'Focus Grup Discussion' Cara Distribusi Obat yang Baik oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Banggai di Santika Hotel Luwuk, Minggu (24/3/2019). [SANGALU/ Steven Pontoh]

SANGALU, Luwuk – Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Banggai membuat langkah maju dengan menciptakan lagu Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) berjudul ‘5-O’. Lagu tersebut diciptakan dalam dua versi, satu berbahasa Indonesia sementara satunya lagi berbahasa Saluan, salah satu dari empat bahasa daerah di Kabupaten Banggai.

Wakil Ketua IAI, Drs. Saleh Rustandi, Apt, mengaku sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan IAI Kabupaten Banggai. Sebab, untuk IAI Pusat saja belum memiliki lagu Gema Cerdas, namun hal itu sudah dilakukan oleh daerah yang berada di ujung timur Sulawesi Tengah.

“Kami saja di pusat baru memikirkan akan membuat lagu. Jadi kami baru dari rapat ke rapat belum bisa terealisasi. Nah, di sini luar biasa sudah bisa mengimplementasikan dalam bentuk lagu yang berkaitan dengan memberikan pendidikan kepada masyarakat cerdas menggunakan obat,” kata Saleh Rustandi dalam sambutannya di Hotel Santika Luwuk, Minggu (24/3/2019).

Baca juga:  Golkar ke AT-FM, Pilkada Banggai Hanya Tiga Petarung?

Dalam waktu dekat, kata Saleh Rustandi, akan ada rapat koordinasi nasional di Manado, Sulawesi Utara. Oleh karena itu, Ia berharap lagu yang diciptakan oleh IAI Kabupaten Banggai agar dapat ditarik menjadi lagu nasional Gema Cerdas. “Cita-cita besar kami sih, lagu ini menjadi lagu nasional,” ungkapnya.

Melalui lagu ini, diharapkan masyarakat bisa lebih memahami bagaimana cerdas menggunakan obat. Ia juga mengungkapkan sebagai insan IAI, sudah menjadi kewajiban bersama para apoteker memberikan pendidikan kepada masyarakat agar dapat menggunakan obat dengan cerdas.

“Bergerak bersama tenaga kesehatan lainnya agar salah satu yang kita inginkan peran kita dapat diimplementasikan, mengedukasi kepada masyarakat agar cerdas menggunakan obat. Sebab penggunaan obat sama seperti pisau bermata dua. Ketika digunakan dengan baik akan bermanfaat tapi ketika keliru maka akan merugikan masyarakat itu sendiri,” terangnya.

Senada dengan itu, Ketua IAI Kabupaten Banggai, Martje Kapoh, Apt, M.Kes, mengungkapkan ikatan apoteker Indonesia di Banggai telah melakukan sejumlah kegiatan pendidikan kepada masyarakat mulai dari siswa-siswi, mahasiswa hingga masyarakat. Dalam sosialisasi tersebut siswa siswi diberikan pemahaman bagaimana cara menggunakan obat dan membuang obat dengan materi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang).

“Edukasi yang kami berikan berupa informasi Dagusibu hingga sosialisasi bagaimana penggunaan anti biotik yang baik sejak tahun 2017 hingga tahun 2019 terus berlansung,” katanya.

Baca juga:  Kejari Banggai Musnahkan Barang Bukti, 347 Gram Sabu hingga Ribuan Liter Miras

Marce juga mengemukakan IAI Kabupaten Banggai mendapatkan kesempatan untuk mewakili Sulawesi Tengah ke pertemuan nasional di Manado atas keaktifan dalam gerakan memberikan edukasi ke masyarakat terkait gema cerdas obat. Oleh karena itu, Ia berharap informasi yang telah disampaikan selama ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat sehingga kedepan masyarakat lebih memahami bagaiman cara menggunakan atau membuang obat.

Atas pencapaian itu, Bupati Banggai Ir. H. Herwin Yatim MM, melalui Staf Ahli, Hasanuddin Idris mengapresiasi apa yang telah dilakukan IAI Kabupaten Banggai. Bupati dalam sambutannya mengungkapkan masih banyak masyarakat yang menggunakan obat tanpa resep dokter dan hanya berdasarkan pemikiran menebak penyakit.

Baca juga:  Polres Banggai Gelar Lat Pra Ops Mantap Praja

Melalui inovasi dari lagu yang telah diciptakan oleh IAI Banggai ini, diharapkan masyarakat lebih memahami bagaimana cara menggunakan dan membuang obat. Terutama dalam penggunaan anti biotik yang masih banyak dilakukan masyarakat belum sesuai resep dokter.

“Penggunaan anti biotik yang berlebihan akan berdampat tidak baik bagi tubuh. Oleh karena itu, harapan kami IAI Banggai dapat mengedukasi kepada masyarakat terkait bagaimana menggunakan maupun menyimpan obat untuk menunjang pembangunan daerah,” kata Hasanuddin Idris membacakan sambutan bupati.

Diakhir sambutannya, Ia mengajak semua elemen untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan daerah dimulai dari diri sendiri. Bupati berharap apa yang telah dilakukan IAI Banggai dapat terus berkembang dan membuat masyarakat di daerah ini menjadi cerdas dalam penggunaan obat ke depannya.*

(van)