Cekcok dengan Pasangan, Penumpang KM Fungka Lompat ke Laut

oleh -2.986 views
SELAMAT: IM, warga Bangkep yang melompat dari KM Fungka saat pelayaran menuju Pelabuhan Salakan, Minggu (17/3/2018) sekira pukul 21.55 Wita. [Foto: Istimewa]

SANGALU, Luwuk – Entah apa yang ada di benak penumpang lelaki KM Fungka tujuan Pelabuhan Salakan, Minggu (17/3) kemarin.

Pria beristri ini tiba-tiba saja melompat ke laut saat kapal yang ditumpanginya tengah berada di lautan. Akibatnya, seluruh penumpang dan awak kapal dibuat panik. Beruntung, Ia masih bisa diselamatkan.

Informasi yang berhasil dihimpun mengungkapkan sekira pukul 21.00 Wita, KM Fungka lepas jangkar dari Pelabuhan Luwuk dengan rute tujuan Pelabuhan Salakan, di Kabupaten Banggai Kepulauan. Saat kapal tengah melaju, sekira pukul 21.55 Wita seorang penumpang yang diketahui berinisial IM, warga Lolantang, Kabupaten Banggai Kepulauan melompat ke laut.

Baca juga:  Suhu Tubuh Normal, 290 Penumpang KM Tilongkabila Dinyatakan Negatif COVID-19

Melihat kejadian itu, sejumlah penumpang panik dan mencoba memberikan pertolongan. Sementara lainnya, melaporkan kejadian itu ke awak kapal sehingga kapal pun menghentikan laju mesinnya. Pencarian pun dilakukan penumpang dan awak kapal. Tak berapa lama, IM ditemukan dan diangkat ke atas kapal.

Dari perbincangan yang terdengar, IM mengaku sangat emosi ketika cekcok dengan pasangannya. Tak ingin melakukan kekerasan fisik, Ia pun memilih lompat ke laut. Saat tubuhnya tercebur ke air, barulah Ia sadar jika apa yang dilakukan itu salah. Sehingga, Ia pun berusah untuk berenang dan mendekati kapal.

Baca juga:  Perusahaan Pelayaran Baru Dorong Efisiensi Logistik di Luwuk

Koordinator Pos SAR Luwuk, Alkautsar ketika dihubungi mengonfirmasi hal itu. Ia mengatakan kejadian penumpang KM Fungka melompat ke laut saat di pelayaran benar adanya. Namun, si penumpang sudah ditemukan dalam keadaan selamat.

“Iya benar, tapi sudah ditemukan sehingga kita tidak turun ke lokasi. Saya juga dapat informasinya dari penumpang kapal yang lain,” terang Alkautsar sekira pukul 22.00 Wita.

Ia berharap kedepan tidak ada lagi kejadian serupa bagi penumpang kapal penyebarangan antar pulau. Sebab, jika terjadi hal yang tidak diinginkan, semisal penumpang yang melompat tidak ditemukan maka hal itu bisa mengganggu arus lalu lintas pelayaran. Termasuk mengganggu perjalanan penumpang lainnya.*

Baca juga:  Lagi, Polsek Bunta Sita Puluhan Liter Cap Tikus

 

(van)