Bupati Ungkap Alasan Pemindahan Pasar Malam

oleh -192 views
Bupati Banggai Herwin Yatim didampingi Wabup Mustar Labolo dan unsur Forkopimda saat melepas burung merpati sebagai tanda peresmian lokasi baru Pasar Malam dan peluncuran program Disperindag terkait inovasi E-LURE (Elektronik Lunas Retribusi). [Foto: Rahim - Humas Pemda]

SANGALU, Luwuk – Bupati Banggai Herwin Yatim akhirnya mengemukakan alasan dibalik pemindahan lokasi pasar malam. Itu disampaikan dalam sambutannya ketika menghadiri peluncuran inovasi Dinas Perdagangan kabupaten Banggai terkait program Elektronik Lunas Retribusi atau E-LURE, Kamis (28/3).

Pada kegiatan yang dirangkaikan dengan relokasi pedagang pasar malam ke dalam kompleks Luwuk Shopping Mall tersebut, bupati mengungkapkan pemindahan itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada para pedagang yang ada. Sebab, lokasi yang ditempati sebelumnya sejatinya melanggar aturan hukum yang ada, karena pedagang menempati fasilitas umum.

“Kalau di pasar malam yang lama, saya jamin tidak akan bisa tenang. Kenapa? Karena tempat itu tidak memenuhi standar dan tidak sesuai aturan,” ungkap bupati.

Baca juga:  Hadapi Transmisi Lokal, Gubernur Imbau ASN Work From Home

Bupati Herwin mengatakan pemerintah akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya yang berprofesi sebagai pedagang. Namun, jaminan yang diberikan harus jangka panjang serta diberikan kepastian hukum.

“Mengapa harus dipindah? Karena tempat itu tidak sesuai aturan atau melanggar tata ruang. Oleh karena itu saya katakan pedagang pasti tidak akan tenang di sana,” pungkasnya.

Bupati menjelaskan meskipun di tempat yang lama pedagang mampu meraup keutungan Rp100 ribu hingga Rp1 juta perhari, namun jaminan jangka panjang bisa berjualan tidak ada. Sebab, yang namanya fasilitas umum kapan saja bisa ditertibkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, sebelum kebijakan itu dikeluarkan, pemerintah telah menyiapkan lokasi baru dengan jaminan jangka panjang bagi pedagang.

Baca juga:  Sekelompok Mahasiswa dan Pemuda, Tolak Omnibus Law

“Kita sebagai pemerintah juga memikirkan untuk mencoba menggunakan APBD dalam membangun pasar malam kedepan. Termasuk bagaimana membangun pasar sentral,” ungkap Bupati Herwin.

Diakhir sambutannya, Bupati Herwin mengingatkan agar para pedagang tetap mengikuti gerakan moral Pinasa serta inovasi pembangunan kota yang tengah digalakkan pemerintah. Sehingga, Kota Luwuk tetap terlihat bersih dan indah untuk dapat mempertahankan kembali piala Adipura.

“Sekali lagi saya yakinkan bahwa pemerintah dalam hal ini bupati dan wakil bupati akan selalu ada bersama bapak ibu pedagang pasar malam yang sudah ikhlas pindah ke sini,” tutupnya.*

Baca juga:  Bukan Bertobat, Pencuri Asal Luwuk ini Malah Ketagihan Masuk Penjara

 

 

(van)