Simbol ‘L’ untuk Luwuk Dipolitisir jadi Dukungan Paslon di Pilpres 2019

oleh -349 views
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti bersama Bupati Banggai Herwin Yatim dan Wabup Banggai Mustar Labolo serta sejumlah ASN ketika memperlihatkan simbol 'L', saat berada di Kota Luwuk. [Foto: Istimewa]

SANGALU, Luwuk – Tahun politik memang selalu jadi momen bagi mereka yang ingin menang dengan cara keliru. Menyebar hoaks untuk menjatuhkan pamor lawan politik pun bisa dilakukan. Seperti yang dialami Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti dan Bupati Banggai, Herwin Yatim.

Dimana, pose kedua pejabat ini pada sebuah foto terlihat mengacungkan jari telunjuk dan jempol dalam bentuk menyerupai huruf ‘L’, dipolitisir oleh sekelompok orang sebagai bentuk dukungan kepada salah satu paslon presiden. Padahal, simbol itu sudah lama digaungkan pemerintah daerah di Kabupaten Banggai, sebagai pengganti kata ‘Luwuk’ atau Love Luwuk.

Kabag Humas dan Protokol Setda Banggai, Hasran Husin menjelaskan bahwa foto tersebut diambil pada tanggal 2 Mei 2018. Saat itu, Menteri Susi, diundang menghadiri kegiatan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Banggai dan Kabupaten Banggai Laut, sejak tanggal 31 April hingga 2 Mei 2018.

Baca juga:  KM Tilongkabila dari Benoa Tujuan Bitung Sandar di Pelabuhan Luwuk

Sementara, penetapan pasangan calon presiden untuk Pilpres 2019, baru dilakukan oleh KPU RI, pada tanggal 20 September 2018, dilanjutkan dengan pengundian nomor urut sehari sesudahnya, yakni 21 September 2018 di Kantor KPU RI.

“Perlu kami klarifikasi bahwa simbol jari membentuk huruf ‘L’, yang diacungkan oleh Pak Bupati Herwin bersama Ibu Menteri Susi, serta pejabat lainnya dalam salah satu foto yang dirilis oleh Bagian Humas dan Protokol adalah simbol dari Kota Luwuk, sebagai Ibukota Kabupaten Banggai. Tidak ada kaitannya dengan dukungan politik di pilpres,” terangnya.

Baca juga:  Banggai 2 ODP, Nasional 405 Positif, 20 Sembuh, 38 Meninggal

“Foto itu diambil pada hari Rabu, tanggal 2 Mei 2018, saat Ibu Menteri menghadiri upacara peringatan Hardiknas, di Alun-alun Lapangan Bumi Mutiara Luwuk,” tambahnya.

Kehadiran Menteri Susi di Kota Luwuk sendiri, dalam rangka rangkaian kunjungan kerja, sejak hari Senin tanggal 31 April 2018. Dimana sehari sebelumnya, yakni pada hari Selasa, 1 Mei 2018, Menteri Susi bertemu dengan sejumlah nelayan Banggai, dalam rangka dialog yang dipusatkan di pantai wisata Kilo Lima, Luwuk Selatan.

“Jadi itu adalah simbol dari Kota Luwuk, bukan dukungan politik,” tegas Kabag Humas dan Protokol, Hasran Husin, dalam rilis resminya, Rabu (20/2/2019).  

Baca juga:  Banjir Rendam Empat Kecamatan, Satu Warga Dilaporkan Tewas

Untuk itu, Hasran meminta agar masyarakat tidak termakan hoaks yang disebar oleh oknum tertentu. Sebab, penyebaran berita bohong di momen pesta demokrasi sangat tidak baik. Karena dapat merusak tatanan dari demokrasi itu sendiri.

(van)