Ombak Setinggi Empat Meter Terjang Pemukiman Warga di Bunta

oleh -3.979 views
Seklur Bunta 1, Wismoyo S. Poma S.STP (berseragam ASN) bersama warga memantau kondisi rumah warga yang diterjang ombak, Selasa 22 Januari 2019. [Foto: SANGALU/ Camat Bunta]

SANGALU, Bunta – Cuaca ekstrim melanda wilayah pesisir pantai Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Sebanyak 30 rumah warga terendam air laut yang berhasil menerjang tanggul pembatas pantai, Selasa 22 Januari 2019 sekira pukul 16.30 Wita.

Camat Bunta, Ismed Wardana S.STp mengemukakan bahwa ombak yang menerjang pemukiman warga diperkirakan setinggi empat meter. Sehingga, air laut melewati tanggul pembatas pantai dan merendam pemukiman penduduk di wilayah Kelurahan Bunta Satu, Lingkungan 1 dan 6 atau yang lebih dikenal dengan kompleks muara.

Hingga saat ini, kata Ismed,  tanggul yang ada masih mampu menahan terjangan ombak besar itu. Hanya saja, air laut yang naik sudah surut karena tertahan tanggul, sehingga puluhan rumah warga di sepanjang pantai masih terendam air laut.

Baca juga:  Mayat Pria Lansia Ditemukan Membusuk di Lamo

“Sampai jam enam ini, warga masih tenang dan belum mengungsi. Saya, pak kapolsek dan pak danramil masih terus memantau situasi di lokasi,” kata Ismed Wardana.

Pantauan sementara, ombak sudah berangsur surut. Meski begitu air yang ada masih menggenangi rumah warga di pesisir pantai yang terhalang tanggul sepanjang150 meter. Menurut Ismed, wikayah itu sangat membutuhkan tanggul pemecah gelombang. Sehingga ombak besar tidak langsung menerjang tanggul penahan dan pemukiman warga.

“Sampai saat ini kami masih sebatas menghimbau agar warga tetap waspada cuaca buruk. Malam ini kami tetap akan melakukan pemantauan dan memberikan pengertian ke masyarakat,” terangnya.

Baca juga:  Bungin Timur Mulai Susun Agenda Kegiatan Peringatan HUT ke 9

Pantauan awak media, Sekretaris Kelurahan Bunta 1, Wismoyo S.STP terlihat terus membantu warga untuk menyelamatkan barang berharga dari terjangan ombak. Baju dinas yang dikenakannya pun basah terkena terjangan ombak. Ia masih standby di lokasi hingga malam ini untuk memastikan keselamatan warganya.*

(van)