KNPI Banggai Laut yang Kehilangan Arah Juang

oleh -299 views
Riko Wijaya, Pengurus KNPI Banggai Laut; Bidang Informasi, informatika, publikasi dan Media. [Foto: SANGALU/ Riko Wijaya]

SANGALU, Balut – Indonesia segera memasuki fase bonus Demografi beberapa tahun kedepan. Ini akan menjadi tantangan apakah kita sebagai generasi muda siap atau justru malah sebaliknya. Kita sebagai generasi muda tidak ada pilihan lain untuk tidak masuk pada fase tersebut & kedepan akan menjadi tantangan terbesar jangan sampai kita justru tertimpa oleh bencana bonus demografi.

Dengan melihat kondisi hari ini, apakah pemuda bisa menjawab tantangan – tantangan di masa akan datang kalau wadah organisasi kepemudaan tidak menyusun program – program untuk mensupport kemampuan pemuda – pemuda daerah menjadi lebih kritis, kreatif, dinamis, rasional atau berbagai program produktif lainnya sesuai realitas yang objektif.

KNPI hadir seharusnya menjadi motor penggerak, pemberi solusi terhadap permasalahan – permaslahan yang terjadi di daerah melalui pemuda KNPI bisa melahirkan pemuda – pemuda yang punya ide dan gagasan infrastruktur intelektualitas tapi yang terjadi harapan dan kenyataan yang tidak bersesuaian, lebih banyak apologia ketimbang tawaran solusi – solusi kongkrit untuk pembangunan daerah tercinta kita Banggai Laut.

Baca juga:  KM Rejeki Baru Memutar Lewat Tanjung Kambani

Wadah KNPI telah di cemari dengan sifat – sifat euphoria ketimbang esesian arus gerak pemuda. Mungkin salah satunya adalah refleksi makna tanpa nilai bobot yang jelas.

Demi mewujudkan khitah perjuangan KNPI yang termaktub dalam tujuan KNPI yakni;

1.Terwujudnya persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia

2.Terciptanya pemuda Indonesia yang memiliki kemampuan intelektual, berakhlak mulia, dan memiliki keahlian profesional, dalam rangka menjamin kesinambungan Pembangunan Nasional.

3.Terberdayakannya seluruh potensi pemuda Indonesia dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara demi mempercepat terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Baca juga:  Hari ini, Festival Sastra Banggai Mulai Dilaksanakan Secara Virtual

Maka dengan ini saya meminta:

1. Merestrukturisasi kepengurusan yang tidak paham tentang kinerja-kinerja keorganisasian
2. Merangkul kepengurusan melalui kader-kader Cipayung Plus
3. Hentikan kinerja – kinerja yang bersifat euphoria
4. Meminta ketua DPD KNPI Banggai Laut mundur jika tidak mengindahkan poin – poin di atas.*

Penulis: Riko Wijaya, Pengurus KNPI Banggai Laut – Bidang Informasi, Publikasi dan Media.