Positif Narkoba, Polisi Berpangkat Bripka Dipecat

oleh -396 views
Kapolres Banggai AKBP Moch. Sholeh SIk saat melepaskan seragam Bripka Yohanis Paturu, Senin (17/12/2018). [Sangalu/IST]

SANGALU, Luwuk – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) benar-benar serius memberantas narkoba hingga ke akar rumput. Itu terlihat pada salah satu personil Polri berpangkat bripka yang bertugas di Polres Banggai, Senin (17/12) yang dipecat dengan tidak hormat karena terbukti menggunakan sabu-sabu.

Kapolres Banggai, AKBP Moch. Sholeh Sik, dalam sambutannya mengaku sangat sedih karena harus kehilangan satu personil Polri di institusi yang dipimpinnya. Meski begitu, Ia mengingatkan kepada personil lainnya untuk tetap menjaga nama baik institusi dan tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Terutama persoalan narkoba. Ia menekankan bahwa aturan terkait narkoba sangat tegas. Jika terdapat personil Polri menggunakan narkoba maka sanksinya jelas, yakni pemecatan.

“Hari ini, hari yang sangat sedih bagi saya. Karena satu anggota polri telah menjadi masyarakat sipil,” terangnya saat memberikan arahan pada upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada Bripka Yohanis Paturu di halaman Mapolres Banggai.

Baca juga:  Bantu Tim Gugus Tugas, Kodim 1308/LB Bentuk Tim Siaga Tangani COVID-19

Pemecatan tersebut mendasari surat keputusan kepala kepolisian daerah Sulawesi Tengah dengan nomor : Kep/25/XI/2018/Sahlur, tentang pemberhentian tidak dengan hormat dari masa dinas di Kepolisian Negera Republik Indonesia kepada Bripka Yohanis Paturu. Kepada personil yang diberhentikan, Kapolres Moch. Sholeh menyampaikan agar tetap semangat dalam menjalani hidup. Ia berharap Yohanis Paturu tetap berbuat baik dan tidak mengulangi kesalahan yang membuatnya harus menerima sanksi pemecatan.

“Bripka Yohanis Paturu diberhentikan akibat melanggar kode etik sebagai anggota Polri. Ini merupakan cambukan bagi kita semua, agar tidak melanggar aturan yang telah di tetapkan Polri. jangan buat pelanggaran,” tekannya.
Kapolres mengingatkan agar seluruh personil Polri bisa menjaga nama baik institusi. Oleh karena itu, dengan tegas Ia menyampaikan agar tidak ada lagi pelanggaran serupa. Sebab, jika masih terdapat pelanggaran yang sama maka sanksi pemecatan akan tetap diterapkan.*

Baca juga:  Bungin Timur Mulai Susun Agenda Kegiatan Peringatan HUT ke 9

.

Sumber : sulteng.antaranews.com