Persiapan Hari Raya Galungan Warga Kamiwangi ini Buyar dalam Selimut Api

oleh -4.694 views
RUMAH WARGA Desa Kamiwangi, I Gede Miarsa (42) saat dilahap si jago merah, Rabu (26/12/2018) sekira pukul 09.00 Wita. [Foto: SANGALU/ Humas Polres Banggai]

SANGALU, Toili Barat – Kegembiraan pada perayaan hari raya Galungan di rumah I Gede Miarsa (42), warga Desa Kamiwangi seketika berubah jadi tangis kesedihan, Rabu 26 Desember 2018 sekira pukul 09.00 Wita.

Betapa tidak, uforia atas hari raya enam bulan sekali bagi umat Hindu tersebut, begitu antusias disambut keluarga I Gede Miarsa. Rumah telah dipersiapkan untuk menyambut tamu. Penjor sudah berdiri kokoh, pura keluarga juga telah dihias. Mereka sungguh siap merayakan hari raya Galungan.

Saat jam persembahyangan ke pura, seluruh keluarga berangkat untuk memanjatkan doa kepada Sang Pencipta. Tak sangka, saat bait-bait doa tengah dipanjatkan, rumah keluarga ini mulai digerayangi api. Hanya tangisan yang memekak, saat mereka melihat kondisi rumah sudah diselimuti si jago merah.

Baca juga:  Abaikan Pshysical Distancing, Sembilan Warga Moilong Digrebek Berjudi

Beberapa warga coba menenangkan I Gede Miarsa ketika hendak masuk untuk menyelamatkan harta bendanya. Pria yang berprofesi sebagai petani ini hanya terdiam sendu dalam rangkulan dua kerabat. Api terus menggerogoti rumah papannya, hingga rata tanah.

Saat berita ini ditayangkan, belum diketahui pasti apa penyebab kebakaran. Sebab, saat kejadian berlangsung rumah dalam keadaan kosong. Pemiliknya tengah mengikuti upacara di pura Desa Kamiwangi, bersama umat Hindu lainnya. Taksiran sementara, kerugian akibat kejadian ini mencapai Rp. 200 juta.

Baca juga:  Usai Gempa 5,6 SR, Mangkio Dilanda Kebakaran Hebat Diduga Karena Lilin

Terhitung, sudah lebih dari tiga kali kebakaran terjadi di wilayah dataran Toili. Rata-rata rumah ludes karena tak mampu dipadamkan warga dengan alat seadanya. Wilayah tiga kecamatan dengan kepadatan penduduk kedua setelah Kota Luwuk itu sejatinya layak mendapatkan bantuan mobil pemadam kebakaran. Ini untuk mengantisipasi kejadian serupa. Sehingga, kerugian akibat kebakaran bisa diminimalisir.*

(van)