Ilegal Fishing, DKP Bukukan 29 Tersangka dari Empat Kasus

oleh -43 views
Ilustrasi / Google.

SANGALU, Balut – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Banggai Laut terus berupaya memerangi praktik ilegal fishing di daerah itu. Tak tanggung-tanggung, di tahun 2018 ini DKP telah menangani empat kasus besar ilegal fishing dengan 29 tersangka.

“Tahun ini sebanyak 4 kasus handak (bahan peledak), untuk Desa Kalupapi 13 orang tersangka, Desa Kalumbatan 2 orang tersangka, Desa Bone Baru 1 orang. Kepuluan Bokan Warga pulau Jodoh sub Desa Nggasuang  sebanyak 13 orang. semua tersangka tertangkap tangan ketika melakukan operasi tim terpadu oleh DKP Balut bersama Pol Airud Polda Sulteng” kata Herto Samplan ketika berbincang dengan wartawan ini.

Menurutnya seluruh tersangka sebelumnya menjalani pemeriksaan di Pol Airud Polda Sulteng. Setelah itu untuk proses persidangan akan dijalani di Pengadilan Negeri (PN) Luwuk.

Baca juga:  Polisi Geledah Kediaman AT, Ternyata ini Penyebabnya

“Untuk penangan perkara kasus ilegal fising yang tertangkap oleh DKP tidaklah mudah, tersangka terlebih dahulu menjalani pemeriksaan di Pol Airud Polda, untuk proses peradilan dilimpahkan ke wilayah masing masing, ” terang Herto.

Selain itu ada pula kasus Ilegal fising di tahun 2018  yang terangkap oleh Pol Airud, adapun Tempat Kejadian Perkara (TKP) diantranya, seperti di Desa Bontosi Kecamatan Labobo kasus pembiusan ikan sebanyak 2 tersangka, Kemudian Desa Kalumbatan kasus Totikum Selatan, Kasus Handak sebanyak 5 tersangka, Desa Paisu Bebek Kecamatan Bokan Kepulauan sebanyak 6 tersangka, Desa Monsongan, Kecamatan Banggai Tengah 4 tersangka, dan Desa Okumel, Kecamatan Liang sebanyak 5 tersangka.

Baca juga:  Jejak Prostitusi Online di Kabupaten Banggai

” Terakhir kemarin pada Senin (3/12) sekitar pukul 12.00Wita, DKP balut melimpahkan 3 orang tersangka namun  1 tersangka di kembvalikan karena masih dibawah umur, sedangkan 1 tersangka DPO” ujar Herto.*

 

.

Sumber: Diolah dari Molibos.com