Festival ‘Pulo Dua’ Masuk Daftar 100 Agenda Pariwisata Nasional 2019

oleh -144 views

SANGALU, Luwuk – Kabar gembira bagi warga Kabupaten Banggai, khususnya masyarakat yang ada di wilayah objek wisata Pulau Dua, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai. Sebab, Festival Pulo Dua yang dalam dua tahun belakangan hanya digagas oleh Pemerintah Kabupaten Banggai, kini dilirik Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Festival Pulau Dua masuk dalam 100 Calender of Event Kementerian Pariwisata di tahun 2019 nanti.

Ketua Banggai Tourism Board (BTB), Dino Gobel mengungkapkan masuknya festival pulau dua dalam 100 daftar Calender of Event Kementerian Pariwisata bukan persoalan mudah. Oleh karena itu, usaha dan kerja keras pemerintah daerah dengan dukungan masyarakat dan stakeholder perlu diapresiasi.

“Ada begitu banyak daerah yang berusaha masuk dalam daftar ini tapi belum lolos. Kita bersyukur menjadi salah satu yang masuk dalam 100 daftar calender of event kemenpar,” kata Dino Gobel.

Baca juga:  Dua Positif Covid-19 asal Bangkep Meninggal Dunia

Ia menjelaskan, keberhasilan Festival ‘Pulo Dua’ masuk dalam daftar 100 calender of event Kemenpar juga merupakan bukti kerja nyata pemerintah daerah dalam hal ini bupati dan wakil bupati terhadap pengembangan potensi wisata.

“Masuknya festival pulo dua dalam iven nasional ini, mengambarkan bahwa pulau dua sudah menjadi bagian dari aset pariwisata nasional. Ada begitu banyak daerah yang sudah bertahun-tahun mempersiapkan diri untuk masuk dalam daftar itu tapi belum beruntung,” ungkapnya.

Atas kepercayaan itu, selaku ketua BTB Banggai, Dino Gobel mengungkapkan rasa terima kasih kepada Menteri Pariwisata Republik Indonesia.

“Daerah ini sangat luar biasa dengan berbagai penghargaan nasional maupun internasional yang sudah diraih. Masuknya festival pulo dua dalam calender of event kemenpar ini juga bagian dari penghargaan kepada daerah kita,” paparnya.

Bupati Banggai Ir. H. Herwin Yatim MM, mengatakan keberhasil festival ‘Pulo Dua’ masuk dalam calender of event Kementerian Pariwisata bukanlah keberhasilan bupati dan wakil bupati semata. Melainkan, keberhasilan itu adalah keberhasilan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai, Dinas Pariwisata dan BTB.

Baca juga:  Kapolres Banggai Bersama Forkopimda Hadiri Ramah Tamah Pangdam XIII Merdeka

“Tanpa bantuan dan dukungan dari semua elemen, kita tidak akan masuk dalam daftar iven pariwisata nasional. Semua daerah berlomba untuk ini, tapi alhamdulillah kita bisa masuk dalam satu agenda pariwisata nasional,” ungkapnya.

Atas nama pemerintah, Bupati Herwin menghanturkan rasa terima kasih kepada BTB yang baru setahun dilantik namun sudah banyak berkontribusi pada pembangunan dan pengembangan daerah Kabupaten Banggai dari sektor pariwisata. Ia juga mengaku bangga dengan kinerja Dinas Pariwisata yang mampu berkolaborasi dengan BTB dan masyarakat dalam mendorong sektor pariwisata daerah untuk menasional bahkan hingga ke luar negeri.

Baca juga:  Sempat Melarikan Diri, Pelaku Ilegal Fishing Berhasil Dilumpuhkan

“Catatan dinas pariwisata kita, tahun 2018 ini hampir sepuluh ribu pengunjung datang ke objek wisata Banggai. Ada sekitar tiga ratusan orang diantaranya berasal dari mancanegara,” kata Herwin.

“Mudah-mudahan, kedepan bisa lebih baik lagi. Bisa menjadi 10 terbaik dari 100 agenda pariwisata nasional seperti yang ada di Kabupaten Banyuangi,” harapnya.

Tak hanya itu, Bupati Herwin juga meminta peran media membantu pemerintah dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah. Menurutnya, media merupakan ujung tombak paling penting dalam hal promosi pariwisata. Dengan promosi itu, harapan akan berkembangnya sektor pariwisata Kabupaten Banggai sangat terbuka.

Selain festival ‘Pulo Dua’, di Sulawesi Tengah terdapat pula festival Danau Poso dan festival Tomini yang masuk dalam 100 daftar calender of event Kementerian Pariwisata RI di tahun 2019.*